
Striker PSS Sleman Gustavo Tocantins. (Istimewa)
JawaPos.com—Dua klub raksasa Liga 1, Persebaya Surabaya dan Arema FC, bersaing panas di bursa transfer jelang musim 2025/2026. Kedua rival abadi ini dikabarkan membidik striker milik PSS Sleman Gustavo Tocantins.
Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya dan Arema ini diembuskan akun @transfernews_ft1 yang kerap mengulas bursa transfer Tanah Air. Dalam unggahan pada Rabu (28/5), disebutkan kedua klub sedang mendekati penyerang asal Brasil itu.
"Persebaya Surabaya dan Arema FC tertarik untuk mendatangkan striker asing asal Brasil yang sebelumnya bermain untuk PSS Sleman, Gustavo Tocantins, 29 untuk Liga 1 musim depan," tulis @transfernews_ft1.
Gustavo Tocantins jadi komoditas panas lantaran kontraknya dengan PSS Sleman akan habis akhir musim ini. Ditambah lagi, PSS Sleman resmi terdegradasi ke Liga 2 usai kekalahan menyakitkan dari Semen Padang di pekan ke-34.
Skenario bebas transfer membuat Tocantins menjadi incaran banyak klub, tak terkecuali Persebaya Surabaya dan Arema. Meski punya riwayat memperkuat tim yang kerap degradasi, performa individunya tak bisa dianggap remeh.
Persebaya Surabaya butuh tambahan amunisi setelah Flavio Silva tampil kurang maksimal musim lalu. Tim kebanggaan Bonek ini ingin lebih tajam di lini depan untuk bersaing di papan atas musim depan.
Sementara Arema FC terpaksa bergerak cepat di pasar pemain usai kepergian Charles Lokolingoy. Striker asal Australia itu dikabarkan segera merapat ke salah satu klub di Korea Selatan.
Kabar hengkangnya Lokolingoy dibocorkan akun fanbase @quotesarema pada Minggu (25/5). Bahkan dalam unggahan itu, Arema sudah mengucapkan terima kasih kepada sang pemain atas kontribusinya.
Kebersamaan Charles Lokolingoy dengan Arema FC tidak berlanjut pada kompetisi musim depan. Pemain asal Australia itu memutuskan hijrah dari skuad Singo Edan. Charles Lokolingoy akan hijrah ke klub asal Korea Selatan untuk musim depan.
Pernyataan itu memperkuat rumor Arema kini bergerak agresif untuk mencari striker asing anyar. Nama Gustavo Tocantins pun mencuat ke permukaan sebagai calon pengganti ideal.
Uniknya, Persebaya Surabaya dan Arema punya minat yang sama terhadap pemain yang dikenal punya insting tajam namun nasib timnya kerap apes. Rivalitas di lapangan kini terbawa ke meja negosiasi transfer.
Tocantins pertama kali mencuri perhatian saat memperkuat Persikabo 1973 pada musim 2022/2023. Meski mencetak 6 gol dari 17 laga, tim tersebut harus terdegradasi di akhir musim.
Setelah itu, Tocantins pindah ke Barito Putera dan tampil lebih moncer. Dalam 15 laga, ia sukses mengemas 8 gol dan 1 assist serta menyelamatkan Barito dari zona merah.
Musim berikutnya, Tocantins tetap konsisten bersama Barito Putera. Ia membukukan 13 gol dan 4 assist dari 34 pertandingan, membawa tim naik ke posisi 10 klasemen akhir.
Setelah performa cemerlang itu, Tocantins bergabung dengan PSS Sleman musim ini. Di tim Elang Jawa, ia berhasil mencetak 16 gol dan 5 assist dari total 34 laga. Namun, keberhasilan individunya tak sejalan dengan performa tim. PSS Sleman tetap terdegradasi ke Liga 2 meski Tocantins menjadi top skor tim.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
