Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Mei 2025 | 19.31 WIB

Media Vietnam Soroti Hukuman Yuran Fernandes, Ingatkan Bahaya Komentar Negatif di Medsos

Yuran Fernandes (tengah). (Dok. Antara)

 

JawaPos.com - Kasus yang menimpa bek asing PSM Makassar, Yuran Fernandes, dalam kompetisi Liga 1 Indonesia tak hanya menarik perhatian publik nasional, tapi juga media internasional, termasuk dari Vietnam. Salah satu media ternama di negara tersebut, Soha.vn, menyoroti hukuman berat yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terhadap pemain asal Tanjung Verde itu.

Yuran Fernandes baru-baru ini dijatuhi sanksi larangan bermain selama satu tahun oleh Komdis PSSI akibat komentarnya yang dianggap negatif tentang sepak bola Indonesia. Keputusan itu mengejutkan banyak pihak, termasuk Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Meski Erick sebelumnya telah memaafkan Yuran, putusan Komdis tetap diberlakukan karena sifatnya yang independen.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (10/5/2025) bahwa Komdis merupakan badan independen yang tidak dapat diintervensi oleh pengurus PSSI. Arya menyebut bahwa aturan main sepak bola yang berlaku di tingkat FIFA menempatkan Komdis sebagai pengadil yang mandiri dan berwenang mengambil keputusan secara otonom.

Yuran sempat menyadari kesalahan atas komentarnya dan telah menghapus unggahan yang menuai kontroversi serta menyampaikan permintaan maaf. Namun, menurut Soha.vn, langkah itu dinilai sudah terlambat. Bahkan, disebutkan bahwa Erick Thohir sempat meminta agar Yuran Fernandes dihukum secara tegas dan menyarankan agar ia meninggalkan Liga Indonesia.

Media Vietnam itu pun mengingatkan bahwa komentar bernada negatif terhadap sepak bola suatu negara bisa berakibat fatal, sebagaimana yang dialami Yuran Fernandes. Mereka menyebut kasus ini sebagai pelajaran penting bagi pemain asing untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, terutama di ruang publik.

Dalam laporan penutupnya, Soha.vn memprediksi bahwa Yuran Fernandes akan segera meninggalkan Indonesia dan kembali melanjutkan karier sepak bolanya di negara asalnya, Tanjung Verde.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore