
Alex Martins saat memperkuat Dewa United Banten FC dengan torehan gol impresif yang kini diharapkan berlanjut bersama Persebaya Surabaya. (Dok. Dewa United)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya akan berusia 100 tahun atau satu abad pada 2027. Para legenda Green Force memiliki satu harapan pada usia satu abad tersebut. Yaitu meraih gelar juara.
"Jujur, kami sangat rindu gelar juara. Sebab, terakhir kali Persebaya menjadi juara pada 2004. Sudah lebih dari 20 tahun," kata Ronald Pieters kepada Jawa Pos. Ronald ikut membawa Persebaya menjuarai Liga Indonesia 1996-1997.
Baginya, gelar juara sangat penting. Sebab, hal itu dapat mengakhiri dahaga gelar yang dirasakan suporter selama 22 tahun. Namun, Ronald menyadari bahwa menjadi juara bukanlah perkara mudah. Karena itu, dia memiliki beberapa saran.
"Mulai dari sekarang, kerangka tim harus dipersiapkan. Lalu, ada satu hal lagi yang penting, yaitu kebersamaan tim dan manajemen. Semuanya harus merasa memiliki dan menjadi bagian dari Persebaya," beber pria yang semasa bermain berposisi sebagai striker itu.
Manajemen Green Force mulai berbenah dengan mendatangkan lima pemain baru. Mereka adalah Walber Motta, Alex Martins, Yuran Fernandes, Miguel Pereira, dan Ramadhan Sananta.
Belum lagi, Green Force juga telah mengamankan tanda tangan pemain pilar. Sebut saja Francisco Rivera. Gelandang asal Meksiko itu mendapat kontrak baru untuk tiga musim ke depan.
Menurut Ronald Pieters, komposisi pemain sangat penting.
"Kerangka tim harus bagus. Ingat, pada musim 1996-1997 Persebaya bisa menjadi juara karena diperkuat oleh pemain-pemain terbaik pada saat itu," terangnya.
Selain skuad yang apik, Ronald juga berpesan satu hal. "Kalau mau juara, semua harus kompak," tegasnya.
Harus Punya Militansi
Anang Ma'ruf memiliki harapan yang sama dengan Pace. Mantan bek yang membawa Persebaya menjuarai Liga Indonesia 1996-1997 dan 2004 itu berharap puasa gelar segera berakhir.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
