
Yuran Fernandes (kedua kanan) saat menghadapi Persebaya. Yuran Fernandes menjadi sorotan FIFPRO setelah sanksi 12 bulan yang sempat diterimanya dipangkas menjadi tiga bulan. Bek PSM Makassar itu kini juga dirumorkan masuk radar Persebaya Surabaya. (Dok. ANTARA)
JawaPos.com – Di saat rumor kepindahannya ke Persebaya Surabaya semakin santer, Yuran Fernandes sempat mendapat perhatian internasional. FIFPRO menyoroti perjuangan kapten PSM Makassar itu setelah pernah dijatuhi sanksi 12 bulan akibat unggahan di media sosial.
Organisasi pemain sepak bola dunia, FIFPRO, mewawancarai eks kapten PSM Makassar itu terkait kasus hukuman yang sempat menimpanya pada musim lalu.
Yuran sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan oleh PSSI setelah mengunggah komentar di media sosial terkait keputusan wasit dalam pertandingan melawan PSS Sleman. Saat itu, gol yang dicetak Yuran dianulir melalui tinjauan VAR.
Sanksi tersebut memicu gelombang dukungan dari pemain lokal maupun asing yang berkompetisi di Indonesia. Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) turut memberikan pendampingan hukum dalam proses banding.
Hasilnya, Komite Banding memangkas hukuman Yuran menjadi tiga bulan. Keputusan itu membuat bek berusia 30 tahun tersebut tetap bisa tampil pada awal musim kompetisi berikutnya.
"Saya merasa jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Banyak orang di Indonesia menilai hukuman 12 bulan karena sebuah komentar tidak adil dan tidak masuk akal," kata Yuran dalam wawancara dengan FIFPRO.
Meski demikian, mantan pemain tim nasional Tanjung Verde itu mengaku belajar banyak dari kasus tersebut. Dia tetap percaya kebebasan berpendapat merupakan hal penting, tetapi menyadari bahwa penyampaian pendapat juga harus dilakukan dengan cara yang tepat.
"Saya masih menganggap kebebasan berbicara adalah sesuatu yang fundamental. Tetapi saya juga belajar bahwa saya harus memilih kata-kata dengan lebih baik dan memikirkan siapa saja yang bisa terdampak oleh pernyataan tersebut," lanjutnya.
Dukungan yang diterimanya selama proses banding juga meninggalkan kesan mendalam. Menurut Yuran, banyak pemain dari berbagai klub menghubunginya secara pribadi untuk menunjukkan solidaritas.
"Banyak pemain mengirim pesan bahwa mereka mendukung saya. Bahkan ada suporter klub lain yang mengatakan mereka berada di pihak saya. Itu membuat saya merasa tidak sendirian," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
