Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 16.17 WIB

Imbang Kontra Persik Kediri, Persebaya Kembali Perlihatkan Rapuhnya Lini Belakang

Derbi Jatim mempertemukan Persik Kediri dengan Persebaya Surabaya berakhir imbang 3-3. (Istimewa)

JawaPos.com-Persebaya Surabaya telah dipastikan gagal merebut gelar juara Liga 1. Hanya meraih hasil imbang 3-3 kontra Persik Kediri Senin sore (5/5), Green Force harus rela melihat Persib Bandung meraih gelar juara liga back to back.

‎Tambahan satu poin tersebut membuat Persebaya tak mampu mengejar perolehan poin Persib Bandung di puncak klasemen. Tak hanya itu, untuk menggeser Dewa United dari runner-up pun belum tercapai.

‎Jika melihat performa Persebaya saat menghadapi Persik, kelengahan di sektor pertahanan masih menjadi masalah yang terus berulang di lapangan.

‎Hal itu terlihat dari statistik pertandingan yang dirilis oleh Liga 1 Match. Persik begitu jauh menguasai jalannya laga, mengungguli ball possession dengan perbandingan 61 persen dan 39 persen.

‎Efek yang paling terlihat adalah Macan Putih begitu leluasa mengeksploitasi barisan pertahanan Green Force. Mereka bisa melepaskan 17 tembakan, dimana lima diantaranya mengarah ke gawang dan tiga dari jumlah tersebut berbuah gol.

‎Ze Valente dkk. juga mampu menciptakan sembilan kreasi peluang, menunjukkan bahwa lini pertahanan tim tamu begitu keropos pada pertandingan tersebut.

‎Akibatnya, para pemain Green Force sampai kerepotan menjaga pertahanan dari gempuran Macan Putih, dimana mereka harus melakukan 10 tekel sukses, 33 intersep, dan 16 sapuan.

‎Tiga gol Persik yang bersarang ke gawang Persebaya juga menunjukkan lemahnya koordinasi antar lini di sektor pertahanan. 

‎Gol pertama memperlihatkan miskomunikasi antara Kadek Raditya, Dime Dimov, dan Andhika Ramadhani hingga membuat Fergonzi dengan leluasa membobol gawang tim tamu.

‎Lalu pada gol kedua, pagar betis Persebaya gagal menghadang tendangan bebas Ze Valente. Kemudian gol ketiga yang kembali dicetak Fergonzi juga menunjukkan kelengahan dan buruknya antisipasi umpan lambung menusuk oleh barisan belakang Green Force di penghujung laga.

‎Salah satu pilar lini belakang Persebaya, Slavko Damjanovic memang harus absen karena akumulasi kartu merah. Hal itu disinyalir berpengaruh besar bagi ketangguhan barisan pertahanan Green Force.

‎Sedangkan duet Dime Dimov dan Kadek Raditya tampak kurang padu. Terbukti di dua laga terakhir Persebaya selalu kebobolan.

‎Beruntung barisan penyerang tim asuhan Paul Munster pada laga tersebut tampil memukau dengan mencetak tiga gol. Flavio Silva dan Bruno Moreira bahkan mampu mencetak gol indah.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore