
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto. (Istimewa)
JawaPos.com–Timnas Indoensia berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 setelah mengemas dua kemenangan di fase grup Piala Asia Junior. Itu tidak membuat pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto larut dalam euforia berlebihan.
Dia tetap meminta anak asuhnya selalu fokus menjalani setiap pertandingan di fase grup. Laga terakhir adalah menghadapi Afghanistan.
“Yang pasti kita bersyukur bisa lolos ke Piala Dunia, dan sekarang sama seperti dari awal kita datang di sini, saya minta pemain tetap fokus dari game per game,” kata coach Nova seperti dikutip dari Antara.
Dia menilai bahwa dengan tetap fokus pada pertandingan selanjutnya, para pemain akan bisa tampil baik dan meraih hasil maksimal.
“Yang pasti semua pertandingan sangat penting buat kami. Saya minta fokus pemain tetap sama dan saya ingin melihat sekali lagi semua pemain bisa tampil baik saat lawan Afghanistan dan kita tetap meraih hasil yang maksimal itu,” lanjut Nova.
Coach Nova menilai dengan para pemainnya bisa melupakan euforia lolos ke piala dunia, dia akan bisa melihat siapa saja pemain yang bisa terus tampil baik.
“Saya minta lupakan euforia kita lolos Piala Dunia dan saya mau lihat fokus pemain tetap sama seperti sebelum kita lolos ke Piala Dunia. Kita lihat apa yang bisa dilakukan pemain dan saya harapkan kita bisa meraih hasil maksimal,” ucap mantan bek andalan Persebaya tersebut.
Timnas Indonesia U-17 telah memastikan lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2025 berkat capaian dua kemenangan, yaitu atas Korea Selatan (1-0) dan Yaman (4-1). Dengan koleksi total enam poin, Indonesia telah dipastikan lolos ke perempat final. Sesuai regulasi, tim peserta perempat final Piala Asia U-17 akan otomatis lolos ke Piala Dunia Junior.
Pada Jumat (11/4) dini hari WIB, Indonesia akan memainkan laga terakhir grup C menghadapi Afghanistan yang saat ini menghuni posisi juru kunci dengan nol poin. Saat menghadapi Afghanistan, Coach Nova mengisyaratkan akan memainkan sejumlah pemain yang belum dan jarang dimainkan selama masuk skuad U-17.
“Kalau secara formasi kita sama 3-4-3 dan memang secara permainan akan berbeda karena menghadapi Korea dan Yaman pasti mempunyai gameplay yang berbeda juga,” ucap mantan pemain PSIS Semarang dan Persib Bandung itu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
