Djadjang Nurdjaman. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mantan pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, menilai bahwa skuad Merah Putih tak kalah dari calon lawannya itu.
Duel antara Timnas Indonesia dan Australia akan terjadi di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3) sore WIB. Laga ini juga akan menjadi pertandingan pertama Skuad Garuda di bawah asuhan pelatih anyar, Patrick Kluivert.
Sebagaimana diketahui, PSSI memutuskan untuk memecat pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong pada awal Januari lalu. Kluivert pun didatangkan untuk menggantikan pelatih yang sudah bersama Skuad Garuda sejak 2020 silam.
Laga kontra Australia pekan ini juga akan menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim di Grup C. Bentrokan pertama yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 September 2024 lalu berakhir dengan skor imbang 0-0.
Meski kehilangan sejumlah pilar penting karena cidera, skuad Australia tetap diisi oleh pemain-pemain top yang bermain di Eropa dan beberapa liga kompetitif lainnya. Pelatih yang akrab disapa Djanur iyu pun melihat bahwa Skuad Garuda tak kalah hebat dibandingkan tim berjuluk Socceroos itu.
"Ya secara kekuatan kita sudah (cukup), bahkan segala kemampuan artinya kita sudah memanggil semua potensi yang ada yang kira-kira bisa memperbaiki kinerja tim nasional kita dari sebelumnya. Itu barangkali secara skuad kita bisa lah, kita bisa berbuat, kita bisa mengimbangi Australia, tidak kalah jauh dari Australia," ujar Djanur saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (16/3).
Timnas Indonesia saat ini diperkuat oleh pemain-pemain yang berkarier di Eropa, seperti Jay Idzes (Venezia/Italia), Mees Hilgers (FC Twente/Belanda), Kevin Diks (FC Copenhagen/Denmark), dan masih banyak lagi.
Selain itu, Timnas Indonesia juga akan mendapatkan tambahan empat pemain baru, yakni Emil Audero (Palermo/Italia), Dean James (Go Ahead Eagles/Belanda), Joey Pelupessy (Lommel SK/Belgia), dan Ole Romeny (Oxford United/Inggris).
Namun, Djanur melihat bahwa Australia tetap menjadi lawan yang cukup berbahaya. Terlebih lagi, kali ini Socceroos akan tampil di hadapan suporter sendiri di kandangnya. "Australia, yang pasti mereka bermain di kandang sediri dan juga kompak kita tahu," katanya.
"Kita juga pernah bertemu dengan mereka, cukup baik ya ketika tampil di Indonesia saat itu, apalagi sekarang main di kandang sendiri pasti mereka ingin mencari kemenangan dan mereka pasti akan bermain secara menyerang. Jadi, mereka akan melakukan taktikal atau strategi menyerang ke kubu kita. Itu yang harus kita antisipasi," tutur Djanur menambahkan.
Saat ini, Australia duduk di posisi kedua sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Harry Souttar dan kolega mengoleksi total tujuh poin hasil dari sekali menang, empat kali imbang, dan sekali kalah.
Sementara itu, Timnas Indonesia menempel di posisi ketiga dengan selisih satu poin saja. Marselino Ferdinan cs sejauh ini mengoleksi satu kemenangan, tiga imbang, dan dua kali kalah.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
