Persebaya Surabaya wajib percaya diri dengan kekuatan mereka di sisa laga Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan dominasinya sebagai tim terbaik saat bermain di kandang pada Liga 1 Indonesia 2024/2025 musim ini. Green Force menjadi satu-satunya tim yang sukses mengoleksi 31 poin dari 14 pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Keberhasilan ini tak lepas dari tangan dingin pelatih Paul Munster yang mampu mengoptimalkan performa anak asuhnya. Di bawah kepemimpinannya, Persebaya Surabaya hanya kalah sekali di Gelora Bung Tomo sepanjang musim 2024/2025.
Hasil ini menjadikan Persebaya Surabaya lebih unggul dibandingkan Persib Bandung yang memiliki rekor kandang hampir sempurna. Tim Green Force juga berhasil mengungguli Dewa United yang menduduki posisi kedua dalam klasemen rekor laga kandang.
Dalam 14 laga kandang, Persebaya Surabaya mencatatkan 9 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 1 kali kalah. Tim ini juga mampu mencetak 25 gol dan hanya kebobolan 13 kali sepanjang musim.
Total raihan 31 poin menjadikan Persebaya Surabaya sebagai tim dengan performa kandang terbaik di Liga 1 Indonesia musim ini. Dewa United berada di posisi kedua dengan 30 poin, disusul Persib Bandung yang mengoleksi 30 poin dari 13 laga kandang.
GRAFIS LAGA KANDANG LIGA 1
GRAFIS: Data laga kandang Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Rekor ini menunjukkan betapa kuatnya Persebaya Surabaya saat bermain di depan Bonek dan Bonita. Dukungan suporter di Stadion Gelora Bung Tomo terbukti menjadi faktor penting dalam kesuksesan tim sepanjang musim.
Meski musim hampir berakhir, Persebaya Surabaya masih memiliki tujuh pertandingan tersisa di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tiga di antaranya akan dimainkan di kandang, yaitu melawan Madura United, Semen Padang, dan Bali United.
Sementara empat laga lainnya adalah pertandingan tandang yang tidak kalah krusial. Persebaya Surabaya akan menghadapi Persija Jakarta, Arema FC, Persik Kediri, dan Borneo FC dalam upaya mengejar posisi terbaik di klasemen akhir.
Saat ini, Persebaya Surabaya telah mengumpulkan 48 poin dari seluruh pertandingan yang telah dimainkan. Jika berhasil menyapu bersih sisa laga, tim Green Force bisa mencapai total 69 poin di akhir musim.
Dengan selisih satu poin dari Dewa United, peluang Persebaya Surabaya untuk finis sebagai runner-up masih terbuka lebar. Namun, tim asuhan Paul Munster harus memastikan tidak kehilangan poin di laga-laga mendatang.
Performa kandang yang luar biasa harus dijaga untuk memastikan posisi terbaik di klasemen akhir. Selain itu, Paul Munster perlu meningkatkan performa tim dalam laga tandang agar peluang juara tetap terjaga.
Dari segi rekor tandang, Persebaya Surabaya mencatat hasil yang kurang memuaskan dibandingkan performa kandangnya. Tim ini hanya mampu meraih 5 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 6 kekalahan dari 13 laga tandang.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
