
Hadi Ismanto jadi legenda Persebaya Surabaya yang bisa bawa Timnas Indonesia kalahkan Australia. (Youtube Pinggir Lapangan)
JawaPos.com–Timnas Indonesia bersiap menghadapi Australia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3). Duel ini menjadi ujian berat bagi anak asuh Patrick Kluivert yang sebelumnya sukses menundukkan Arab Saudi 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Australia justru sedang dalam tekanan usai ditahan imbang Bahrain 2-2 di laga tandang. Mereka memiliki rekor superior atas Indonesia dengan 15 kemenangan dan 4 hasil imbang dalam 20 pertemuan.
Satu-satunya kemenangan Timnas Indonesia atas Australia terjadi pada 30 Agustus 1981. Saat itu, pasukan Merah Putih yang dilatih Endang Witarsa sukses mengalahkan Australia 1-0 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.
Laga tersebut memang sudah tidak berpengaruh bagi kedua tim karena sama-sama gagal lolos ke Piala Dunia 1982. Namun, kemenangan tetap menjadi harga mati bagi Indonesia untuk menghindari posisi juru kunci di grup.
Dikutip dari 11v11.com, pertandingan itu dipimpin wasit R Reyes. Skuad Indonesia diisi nama-nama legendaris seperti Purwono di bawah mistar, serta Simson Rumahpasal, Herry Kiswanto, dan Didik Darmadi di lini belakang.
Di lini tengah, Endang Witarsa mempercayakan permainan kepada Rully Nere, Abdul Rachman, Riono Asnan, dan Hadi Ismanto. Sementara lini depan diisi Risdianto dan Stevanus Sirey.
Gol tunggal kemenangan Timnas Indonesia dicetak striker Persija Jakarta, Risdianto. Dia memanfaatkan umpan manis dari kombinasi Abdul Rachman dan Rully Nere sebelum menaklukkan kiper Australia Glenn Ahearn dari sudut sempit.
Salah satu nama yang patut dikenang dalam laga tersebut adalah Hadi Ismanto. Dia merupakan gelandang Persebaya Surabaya yang tampil solid di lini tengah dan sukses membuat Australia kewalahan.
Surabaya sejak dulu dikenal sebagai gudangnya pesepak bola berbakat di Indonesia. Banyak klub internal yang melahirkan talenta emas, termasuk Hadi Ismanto yang besar bersama Indonesia Muda (IM) Surabaya.
Hadi Ismanto lahir pada 1954 di Sawonggaling, Surabaya. Sejak kecil, dia sudah akrab dengan sepak bola karena tumbuh di lingkungan tentara dan berlatih di klub internal Persebaya Surabaya.
Karirnya dimulai pada 1974 ketika bergabung dengan tim junior Persebaya Surabaya. Dia tampil di Liga Soeratin dan membawa timnya meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Persipro Probolinggo.
Pada 1976, Hadi promosi ke tim senior Persebaya Surabaya bersama Budi Santoso, Jacob Sihasale, dan Rusdi Bahalwan. Talenta besar yang dimiliki membuatnya dikirim ke Diklat Salatiga untuk mengasah kemampuan.
Hadi sempat hampir bergabung dengan klub Sumatera Utara, Pardedetex. Namun, karena klub tersebut batal mengikuti kompetisi, dia kembali ke Surabaya dan tetap membela Persebaya Surabaya.
Keputusan itu sangat tepat karena dia langsung mengukir sejarah bersama Green Force. Pada 1977, Hadi membawa Persebaya Surabaya menjuarai Perserikatan dengan mengalahkan Persija Jakarta 4-3 di final.
Final tersebut berlangsung di Stadion Utama Senayan dan disaksikan 100 ribu penonton. Hadi Ismanto tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan dramatis itu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
