Pemain Persebaya Ardi Idrus berusaha melewati hadangan pemain PSBS Biak Sroyer dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur (15/2/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Ardi Idrus adalah salah satu pemain yang namanya melambung berkat performa impresifnya bersama Persib Bandung. Pada 3 Mei 2018, ada momen unik ketika ia mencoba berperan sebagai kiper dalam sesi latihan, yang menjadi sorotan banyak pihak.
Meskipun posisi aslinya adalah bek, Ardi sering melakukan latihan khusus sebagai penjaga gawang. Menurutnya, latihan ini sangat berguna untuk meningkatkan refleks dan kemampuannya dalam bertahan.
Latihan tersebut dilakukan di lapangan Gelora Ratu Pamelingan, Madura, di mana Ardi dengan sigap menghalau tembakan dari rekan setimnya. Bahkan, aksinya itu ia lanjutkan saat sesi latihan di Bandung, yang semakin membuat pelatih dan pemain lain kagum.
"Hanya mencoba mengasah feeling saja. Aku hanya ingin lebih sigap saat kondisi kemelut, membantu kiper di bawah gawang. Aku bisa halau pakai kaki, dada atau kepala aku," kata Ardi seperti dikutip dari laman resmi Persib.
Tujuan utama Ardi melakukan latihan ini adalah untuk memperkuat lini pertahanan Persib agar tidak mudah kebobolan. Sebagai seorang bek, ia merasa perlu memiliki kemampuan bertahan yang lebih komplet.
"Jadi, bukan karena ingin atau pernah menjadi kiper dalam karier sepakbola. Aku hanya ingin bisa meningkatkan kecekatan dan juga mudah komunikasi dengan kiper. Semoga bisa terus lebih baik, itu harapan aku," tambahnya dengan nada rendah hati.
Tujuh tahun kemudian, Ardi Idrus telah beralih membela Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. Meski kenangan bersama Persib tetap melekat, kini fokusnya adalah membawa Green Force meraih prestasi.
Pertemuan antara Persebaya Surabaya dan Persib di pekan ke-25 Liga 1 pada 1 Maret 2025 menjadi laga yang sangat dinantikan. Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi saksi bagaimana Ardi Idrus menghadapi mantan timnya.
Ardi bertekad tampil maksimal untuk membawa Persebaya Surabaya meraih kemenangan di hadapan ribuan Bonek. Mental baja dan semangat pantang menyerah menjadi kekuatan utama yang selalu ia tunjukkan di setiap pertandingan.
Musim ini, Ardi sudah tampil dalam 21 pertandingan bersama Persebaya Surabaya. Dengan total 1.510 menit bermain, ia membuktikan dirinya adalah salah satu pemain paling konsisten di lini belakang.
Meski berposisi sebagai bek, Ardi tak ragu untuk membantu serangan. Statistik mencatat ia memiliki expected goals (xG) sebesar 0,41 dan telah melepaskan empat tembakan ke gawang lawan.
Kontribusi Ardi dalam membangun serangan juga terlihat dari lima keypass yang telah ia buat sepanjang musim ini. Meskipun belum mencetak assist, perannya dalam distribusi bola tak bisa diabaikan.
Akurasi umpannya mencapai 75 persen, menunjukkan ia mampu menjaga aliran bola dengan baik di lini pertahanan maupun saat membantu serangan. Ini menjadi bukti Ardi adalah pemain serba bisa.
Dalam aspek bertahan, Ardi dikenal sebagai pemain yang tak kenal kompromi. Ia telah melakukan 22 pelanggaran untuk memotong serangan lawan dan 16 kali menjadi korban pelanggaran akibat gaya bermain agresifnya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
