Aksi memukau Ernando Ari di klub Persebaya. (Instagram Ernando Ari)
JawaPos.com - Ernando Ari Sutaryadi akhirnya mendapat kepercayaan besar di Persebaya Surabaya dengan menjabat sebagai kapten tim. Namun, ironisnya, posisinya di Timnas Indonesia justru semakin terancam menyusul kedatangan kiper naturalisasi baru, Emil Audero.
Sejak pertengahan 2024, Ernando masih berstatus sebagai kiper utama Timnas Indonesia. Namun, situasinya berubah drastis setelah kehadiran Maarten Paes, yang langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar Garuda. Paes bahkan dipercaya tampil dalam enam laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, menggeser posisi Ernando.
Kini, ancaman bagi Ernando semakin nyata. PSSI tengah mempercepat proses naturalisasi Emil Audero, kiper keturunan Indonesia yang sebelumnya sempat diproyeksikan membela Timnas Italia. Meski karier Emil sempat meredup di Eropa, kehadirannya tetap membuat persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia semakin ketat.
Dari Kapten Persebaya ke Ancaman Degradasi di Timnas
Di level klub, Ernando justru mengalami perkembangan pesat. Ia sukses mengalahkan Andhika Ramadhani dalam perebutan posisi kiper utama Persebaya. Bahkan, dalam beberapa pertandingan, pelatih Paul Munster memberinya kepercayaan untuk mengenakan ban kapten saat Bruno Moreira absen.
Namun, di level internasional, nasibnya tidak sebaik di klub. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sudah menegaskan bahwa Emil Audero hanya akan menjadi pelapis bagi Maarten Paes di Timnas Indonesia. Dengan kata lain, Ernando kini berstatus sebagai kiper ketiga atau bahkan berpotensi tersingkir sepenuhnya dari skuad utama.
"Karena Maarten Paes luar biasa. Kita juga bicara dengan dia bahwa persaingan itu diperlukan, dan Marteen sangat welcome," ujar Erick Thohir.
"Dengan masuknya Emil Audero, kita sekarang punya dua kiper kuat, dan kiper ketiga nantinya akan kita pilih dari pemain muda yang bisa belajar dari mereka," lanjutnya.
Hierarki Kiper Timnas Indonesia: Siapa yang Bertahan?
Saat ini, hierarki kiper Timnas Indonesia semakin jelas:
Maarten Paes – Pilihan utama, tampil impresif sejak debutnya.
Emil Audero – Kiper keturunan yang sedang diproses naturalisasi.
Ernando Ari – Terancam tergusur ke posisi ketiga atau bahkan keluar dari skuad utama.
Nadeo Argawinata – Kiper senior yang semakin kehilangan tempatnya.
Dengan kondisi ini, Ernando harus bekerja lebih keras jika ingin tetap bersaing di timnas. Apalagi, PSSI juga mempertimbangkan kiper muda lain seperti Cahya Supriadi dan Cyrus Margono untuk masuk ke dalam tim sebagai proyek jangka panjang.
Masa Depan Ernando: Bertahan atau Cari Tantangan Baru?
Meski nasibnya di timnas semakin tak menentu, Ernando masih punya peluang untuk membuktikan diri di Persebaya. Dengan performa impresif di Liga 1, ia bisa kembali menarik perhatian pelatih timnas.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
