Gol dramatis Ramadhan Sananta di menit akhir menghancurkan harapan Paul Munster untuk membawa pulang poin penuh. (Dok. Persis)
JawaPos.com - Penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta, menunjukkan tekad kuat untuk menembus skuad Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih anyar, Patrick Kluivert. Dengan pendekatan yang unik, Sananta berusaha menarik perhatian sang legenda sepak bola Belanda itu demi mendapatkan tempat di tim Garuda.
Patrick Kluivert, yang resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 12 Januari 2025, telah memulai tugasnya dengan memantau langsung pertandingan Liga 1 2024/2025. Mantan bintang Barcelona itu aktif mengamati para pemain lokal guna menentukan skuad terbaik untuk menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sananta sadar bahwa persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin ketat, terutama setelah sejumlah pemain naturalisasi seperti Ole Romeny resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, hal ini justru semakin memotivasinya untuk tampil lebih impresif di sisa musim Liga 1.
Strategi Sananta Menarik Perhatian Kluivert
Dalam sebuah acara bersama Timnas Indonesia di Kota Tua, Jakarta, Sabtu (22/2), Sananta mengungkapkan strategi utamanya untuk bisa masuk ke dalam radar Kluivert.
"Saya optimis bisa masuk Timnas, tapi sebelum itu saya harus menunjukkan permainan terbaik saya di sisa pertandingan Liga 1," ujarnya.
Sananta menyadari bahwa setiap pelatih memiliki kriteria yang berbeda dalam memilih pemain. Ia mengakui bahwa belum pernah dilatih langsung oleh Kluivert, tetapi tetap berharap bisa memberikan kesan positif di mata sang pelatih.
"Setiap pelatih punya cara masing-masing dalam memilih pemain. Saya belum pernah bekerja sama dengan Coach Patrick Kluivert, tapi saya berharap bisa belajar banyak dari beliau," tambahnya.
Keinginan Sananta untuk belajar dari Kluivert bukan tanpa alasan. Sebagai mantan penyerang top dunia, Kluivert dikenal memiliki teknik dan kecerdasan dalam membaca permainan. Sananta pun berharap bisa mendapatkan banyak ilmu dari pelatih yang pernah bersinar bersama Timnas Belanda itu.
"Beliau adalah striker hebat di masanya dan saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk banyak belajar darinya, terutama dalam hal menjadi target man yang efektif," kata Sananta.
Persaingan Ketat di Lini Depan Timnas Indonesia
Posisi penyerang tengah di Timnas Indonesia saat ini semakin kompetitif. Selain Ramadhan Sananta, ada nama-nama lain seperti Dimas Drajad dan Ilija Spasojevic yang masih berpeluang dipanggil. Ditambah lagi dengan hadirnya pemain naturalisasi seperti Ole Romeny, yang menambah opsi bagi Kluivert di lini serang.
Namun, Sananta tidak gentar menghadapi persaingan tersebut. Ia justru menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang dan membuktikan dirinya layak berseragam Garuda.
Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga penting pada Maret 2025, yaitu melawan Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret, serta menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno lima hari berselang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
