
Skuad Persebaya Surabaya jajal lapangan untuk persiapan lawan Barito Putera. (Instagram @officialpersebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya yang memulai musim dengan ambisi besar kini berada dalam periode suram setelah menelan empat kekalahan beruntun di Liga 1 2024/2025. Kekalahan terakhir datang saat mereka ditekuk Barito Putera 0-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (25/1/2025).
Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim. Dalam empat pertandingan terakhir, Bajul Ijo kebobolan 10 gol dan hanya mencetak satu gol lewat penalti. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar tentang kemampuan tim yang sebelumnya tampil kompetitif di paruh pertama musim.
Musim ini awalnya menjadi musim penuh harapan bagi Bonek. Persebaya yang terakhir kali meraih gelar juara di Divisi Utama 2004 diharapkan bisa mengakhiri puasa gelar selama 20 tahun. Dukungan Bonek yang luar biasa selalu memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo, tetapi performa tim semakin menurun sejak pertengahan musim.
Setelah tampil gemilang di paruh pertama musim dan menduduki peringkat kedua klasemen hingga pekan ke-16, Persebaya kini mulai tergelincir. Posisi mereka di runner-up klasemen sementara dengan 37 poin harus tergusur karena Persija Jakarta yang memiliki satu poin lebih banyak dan berhasil bersandar di runner-up pekan ini.
Paul Munster tak menutupi rasa frustrasinya terhadap performa tim. Kekalahan dari Barito Putera, dengan tiga gol dari Matias Mier, memperlihatkan kelemahan besar di lini belakang dan kurangnya kreativitas di lini depan.
“Kami kebobolan gol yang tidak dapat diterima, dan yang lebih mengecewakan adalah kurangnya peluang untuk mencetak gol. Kami tidak bisa hanya bergantung pada pertahanan, tetapi juga butuh pemain yang bisa menyelesaikan peluang,” ujar Munster.
Permainan monoton dan kurangnya kontribusi pemain andalan menjadi perhatian serius. “Pemain harus menyadari bahwa mereka bermain untuk Persebaya, klub besar, dan ekspektasi itu ada. Empat kekalahan beruntun adalah hal yang tidak dapat diterima,” tambahnya.
Langkah Menuju Kebangkitan
Persebaya telah mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Flavio Silva, Francisco Rivera, dan Mohammed Rashid di awal musim untuk memperkuat skuad. Namun, adaptasi yang lambat dari pemain baru ini serta cedera beberapa pemain kunci membuat performa tim tidak stabil.
Bonek masih berharap perubahan signifikan dapat terjadi di sisa musim ini. Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:
Meskipun berada dalam situasi sulit, harapan Bonek untuk melihat Persebaya kembali bangkit masih tinggi. Dukungan penuh suporter di setiap pertandingan menjadi modal besar bagi Bajul Ijo untuk kembali ke jalur kemenangan.
“Kami tidak menyerah. Persebaya harus bangkit dan memperbaiki situasi ini. Trofi juara memang sulit, tapi kami percaya semuanya masih mungkin,” ungkap salah satu Bonek.
Ke depan, Persebaya akan menghadapi jadwal berat, termasuk laga melawan rival-rival kuat seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta. Jika tidak segera memperbaiki performa, posisi mereka di papan atas klasemen bisa tergeser, dan harapan untuk mengakhiri 20 tahun tanpa gelar semakin memudar.
Bonek tetap optimistis. Dengan kerja keras, strategi yang tepat, dan semangat juang tinggi, musim ini masih bisa menjadi momen kebangkitan Green Force. Akankah Persebaya mampu kembali ke jalur kemenangan? Kita tunggu aksi mereka di laga berikutnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
