TARGETKAN MENANG: Pemain Jepang ketika Takefusa Kubo ketika menghadapi Irak dan Jepang kalah 2-1 di laga tersebut. (JFA)
JawaPos.com - Dua winger Timnas Indonesia, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri ternyata punya kenangan saat berhadapan dengan Jepang yang diperkuat Takefusa Kubo. Mereka bahkan sudah pernah berduel sejak pertandingan kelompok usia.
Baik Egy maupun Witan memang termasuk pemain langganan Timnas Indonesia berbagai kelompok usia. Mereka bahkan sudah bersama sejak di tim U-16 hingga saat ini di timnas senior.
Menariknya, catatan itu juga dimiliki oleh Takefusa Kubo. Kebetulan, mantan pemain Real Madrid itu satu angkatan dengan Witan dan Egy. Mereka pun pernah berduel dari U-16.
Tepatnya pada 2015, di mana Timnas Indonesia U-16 saat itu berhadapan dengan Jepang U-16 pada laga uji coba. Egy, Witan, dan Kubo sama-sama bermain dalam pertandingan itu.
Hasilnya, Timnas Indonesia U-16 berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Jepang U-16. Istimewanya, Egy jadi pahlawan dengan mencetak kedua gol kemenangan tersebut.
Selain di level U-16, Egy dan Witan juga pernah melawan Kubo di level U-19. Duel itu terjadi saat Timnas Indonesia U-19 jadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018.
Saat itu Garuda Muda berjumpa dengan Jepang U-19 yang diperkuat Kubo pada babak perempat final di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sayang hasilnya Timnas Indonesia U-19 kalah 2-0.
Meski pernah bertemu sejak usia muda, Witan merasa semuanya kini sudah berubah. Dia menilai Jepang yang dulu berbeda dengan sekarang. Termasuk Kubo yang sudah mengalami peningkatan level.
"Ya saya ingat ada Kubo. Tentunya menurut saya level mereka justru lebih meningkat, apalagi mereka tampil di Eropa," kata Witan dalam media day di Hotel Fairmont, Jakarta.
"Mungkin ada yang main di Belanda, saya ikutin mereka juga, menurut saya mereka berbeda dari 2018 saya dan tim," tambahnya.
Saat 2015 dan 2018, Kubo memang masih berkarier di Jepang. Dia kemudian hengkang ke Eropa dengan bergabung Real Madrid pada 2019-2022. Saat ini, Kubo bermain untuk tim Real Sociedad.
Hal serupa diutarakan oleh Egy Maulana Vikri. Di sisi lain, pemain Dewa United FC itu menilai permainan Kubo secara keseluruhan tak banyak berbeda dengan dulu.
Hanya saja, Kubo sekarang jauh lebih matang dan berbahaya. "Saya pikir mereka dari umur U-16 juga mempunyai tipe cara bermain yang sama dan juga cara pemain yang sama juga," tuturnya.
"Saya juga ketemu Kubo dari U-16 sampai sekarang. Jadi menurut saya memang dari segi kecepatan dan juga taktikal hanya yang berbeda dari situ. Mungkin semakin dewasa, semakin cepat untuk mengerti taktikal dan kecepatannya akan semakin bertambah," jelas Egy.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
