
Persebaya Surabaya punya segalanya untuk raih poin penuh hadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Bulan Oktober 2024 yang baru saja berlalu tampaknya kurang bersahabat bagi Persebaya Surabaya. Hanya memainkan dua pertandingan, Green Force gagal menyapu bersih kemenangan.
Dua laga yang dimainkan Persebaya memang cukup berat, yakni menghadapi dua klub besar Tanah Air, yaitu juara bertahan Persib Bandung dan PSM Makassar.
Pada 18 Oktober, Persebaya bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung, markas Persib. Hasilnya, dua gol tanpa balas oleh Maung Bandung menjadi skor akhir.
Padahal, Persib tanpa didukung penonton di stadion karena tim asuhan Bojan Hodak tersebut sedang menjalani sanksi dari PSSI akibat kericuhan saat menghadapi Persija.
Lalu, lima hari berselang, Green Force giliran menjadi tuan rumah untuk PSM. Sayangnya, kesempatan bermain di hadapan Bonek dan Bonita gagal ditandai dengan kemenangan dan berakhir imbang 1-1.
Secara keseluruhan selama bulan Oktober 2024, tim asuhan Paul Munster kebobolan tiga gol dan hanya memasukkan satu gol.
Bagaimana dengan performa mereka di lapangan, apakah memang Bruno Moreira cs layak tanpa kemenangan selama Oktober 2024? Jika dilihat secara statistik pertandingan, Persebaya seharusnya justru bisa meraih poin penuh.
Mengutip statistik pertandingan dari Instagram resmi Liga 1 Match, misalnya saat menghadapi tuan rumah Persib, Green Force bisa memberi perlawanan.
Mereka bisa melepaskan empat tendangan ke arah gawang, sedangkan Maung Bandung hanya dua yang semuanya berbuah gol. Kemudian Green Force mengkreasi enam peluang, jumlah yang sama juga dilakukan oleh Maung Bandung.
Lalu saat menjamu PSM, Bruno Moreira cs melepaskan lima tembakan ke gawang, dan mengkreasi tujuh peluang. Tetapi hanya satu yang menghasilkan gol.
Dari dua pertandingan tersebut, terlihat bahwa ketajaman barisan penyerang Persebaya merupakan salah satu masalah yang harus diatasi Paul Munster.
Kegagalan meraih kemenangan juga berdampak pada lengsernya Persebaya dari puncak klasemen Liga 1 dan di akhir Oktober 2024 mereka duduk di posisi empat dengan mengumpulkan 18 poin.
Menjelang lawan PSIS pada 3 November mendatang, Munster sudah melatih para penyerangnya untuk lebih garang di depan gawang dan memanfaatkan peluang menjadi gol.
"Untuk latihan ada detail-detail kecil dari fase serangan dan bola mati. Sementara untuk penguasaan bola, cara kami bermain, cara kami mengatur permainan di babak kedua. Semua orang tahu, kami semua tahu itu hanya penyelesaian akhir. Kami seharusnya mencetak dua atau tiga gol di babak kedua," ujar Munster seperti dikutip dari Antara.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
