Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Oktober 2024 | 16.57 WIB

Jelang Persebaya vs PSM Makassar: Meski Pincang, Tamu Tak Boleh Diremehkan

Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster punya rekor manis saat hadapi PSM Makassar. (Media Persebaya) - Image

Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster punya rekor manis saat hadapi PSM Makassar. (Media Persebaya)

JawaPos.com - Misi bangkit Persebaya Surabaya di atas kertas tidak terlalu sulit. Sebab, Green Force akan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam nanti (live Indosiar pukul 19.00 WIB). Tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur itu datang dengan kondisi pincang.

Mereka tidak bisa menurunkan lima pemain utamanya. Nermin Haljeta, Muhammad Arfan, dan kiper Reza Pratama dipastikan absen akibat cedera. Sementara itu, kondisi Latyr Fall dan Adilson Silva belum 100 persen fit.

Absennya lima pemain tersebut jelas bakal mereduksi kekuatan PSM. Sebab, Reza merupakan kiper utama. Lalu, Nermin adalah top scorer klub dengan empat gol. Belum lagi, Latyr Fall adalah gelandang kreatif dengan catatan dua assist.

Tapi, pelatih Persebaya Paul Munster tak mau menurunkan kewaspadaan. ’’Walaupun ada beberapa pemain out, saya yakin PSM tetaplah tim yang kuat. Kami harus memberikan 100 persen untuk laga nanti,’’ kata pelatih 42 tahun itu.

Dia memilih fokus kepada timnya sendiri. Apalagi, mereka baru saja menelan kekalahan perdana 2-0 dari Persib Bandung (18/10). Munster memastikan anak asuhnya sudah siap bangkit.

’’Feeling para pemain sedang bagus, chemistry juga baik. Sesi latihan dan persiapan berjalan dengan baik. Kondisi pemain jauh lebih baik dari sebelumnya,’’ tegas pelatih asal Irlandia Utara itu. Munster juga berjanji lini depan bakal garang lagi. Tidak melempem seperti saat kalah melawan Persib Bandung.

Evaluasi lini depan sudah dilakukan secara mendalam. ’’Kami memang bekerja untuk itu (memperbaiki finishing). Semoga besok (hari ini) kami bisa memanfaatkan peluang menjadi gol,’’ kata mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut. Lini depan mungkin masih akan mengandalkan Flavio Silva, Malik Risaldi, dan Bruno Moreira.

Bruno menyatakan ingin membawa tim kembali ke jalur kemenangan. Alasannya sederhana. ’’Karena kalau kami ingin merebut posisi teratas, kami harus meraih tiga poin atas PSM. Kami siap untuk itu (meraih posisi teratas),’’ cetus winger asal Brasil tersebut. Saat ini Persebaya ada di posisi kedua dengan 17 poin. Hanya kalah selisih gol dari Bali United yang ada di puncak.

Kans meraih kemenangan semakin besar. Sebab, Persebaya selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir kontra PSM di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pada 2023, PSM berhasil menang di kandang Persebaya. Tapi, pertandingan itu dilaksanakan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

PSM Ingin Akhiri Catatan Buruk

Sementara itu, bek PSM Yuran Fernandes menegaskan ingin menghentikan catatan minor tersebut. ’’Dalam sepak bola, kami bisa menelan kekalahan, meraih hasil seri, atau kemenangan. Tapi, kami datang ke Surabaya ingin meraih kemenangan. Kami akan lakukan yang terbaik,’’ tegas Yuran.

Soal banyaknya pemain yang absen, pelatih PSM Bernardo Tavares tidak mau ambil pusing. Dia memastikan hal itu tidak akan mengurangi kekuatan anak asuhnya.

’’Karena kami akan tetap menurunkan 11 pemain di lapangan. Saya pastikan semua pemain akan memberikan kemampuan 100 persen,’’ jelas pelatih asal Portugal itu.

Cuma, dia tidak berani sesumbar. Sebab, Persebaya dianggap punya komposisi pemain yang jauh lebih baik. (gus/c7/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore