Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 September 2024 | 20.09 WIB

Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Buka Suara Soal Blunder Maarten Paes dan Dirinya, Persaingan Ketat di Timnas Indonesia

Ernando Ari, kiper andalan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, tak risau dengan kehadiran Maarten Paes. (Instagram/@officialpersebaya) - Image

Ernando Ari, kiper andalan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, tak risau dengan kehadiran Maarten Paes. (Instagram/@officialpersebaya)

JawaPos.com — Ernando Ari, kiper andalan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, akhirnya angkat bicara soal persaingan ketat di sektor penjaga gawang Garuda, terutama setelah performa apik Maarten Paes dalam debutnya melawan Arab Saudi.

Paes, kiper naturalisasi yang bermain untuk FC Dallas di Major League Soccer (MLS), tampil impresif dalam pertandingan tersebut. Dia mengamankan hasil imbang 1-1, meski harus menghadapi berbagai ancaman serius dari Arab Saudi.

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, memutuskan menurunkan Maarten Paes sebagai starter, menggantikan Ernando Ari yang sebelumnya menjadi pilihan utama. Meski sempat diragukan, keputusan ini terbukti tepat.

Paes tampil heroik di bawah mistar, menahan serangan bertubi-tubi Arab Saudi, termasuk sebuah penalti krusial pada menit ke-79. Meski kebobolan satu gol akibat deflected ball yang mengenai bahu Calvin Verdonk, Paes tetap kukuh dan membuat serangkaian penyelamatan krusial.

Jauh sebelum debut Maarten Paes bersama Timnas Indonesia, Ernando Ari, yang sering disebut sebagai kiper masa depan Indonesia, tak merasa tersaingi dengan kehadiran Paes. Dalam sebuah siniar bersama Sport77, Ernando justru menyatakan dukungan penuhnya terhadap rekan setimnya tersebut. "Aku selama demi kebaikan Timnas Indonesia, Insha Allah ya. Apalagi, kita kan ada cita-cita mau ke Piala Dunia 2026. Semua kan terpajang ke situ, mungkin salah satu pertama kali yang meloloskan Indonesia ke Piala Dunia, mungkin ada namaku," ujar Ernando.

Ernando menegaskan persaingan di antara mereka bukan sesuatu yang negatif. "Nggak apa-apa, siapapun yang main kalau Indonesia masuk Piala Dunia, ngapain kita repot-repot," tambah Ernando dengan nada humor.

Dia merujuk pada blunder yang terjadi saat dirinya bermain melawan Irak, di mana dia gagal mengantisipasi situasi sehingga lawan berhasil mencetak gol. Ernando pun menegaskan, bahwa Paes juga mengalami hal serupa di pertandingan lainnya. Namun, menurut Ernando, blunder adalah bagian dari perjalanan sebagai seorang kiper, dan keduanya belajar dari kesalahan masing-masing.

Dalam wawancara tersebut, Ernando juga mengungkapkan bahwa dia tidak pernah merasa takut dengan persaingan yang terjadi di Timnas Indonesia, bahkan dengan kedatangan pemain naturalisasi seperti Maarten Paes. "Aku nggak memusuhi, aku malah 'gimana sih cara menghadapi kayak gini’," tuturnya.

“(Ingin belajar terus) Namanya Indonesia gini-gini aja, cari lah (ilmu) terbaru, pelajaran baru lah," kata kiper yang membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke play-off Olimpiade Paris 2024 ini.

Lebih jauh, Ernando menjelaskan bahwa dirinya justru banyak belajar dari Paes. Dengan pengalamannya bermain di level internasional, terutama di liga sekelas MLS, Paes dianggap sebagai anutan yang bisa memberikan pelajaran berharga. "Ribut-ribut tentang (kehadiran Maarten Paes di Timnas Indonesia), kita loh saling support Maarten Paes sama aku, buktinya waktu blunder lawan Irak, dia blunder juga di tim," ungkapnya.

“Makanya, kita saling support, support-nya gila kan, sama-sama blunder. Dia menyemangati aku, besoknya dia blunder,” imbuhnya berkelakar.

Meski persaingan di sektor kiper Timnas Indonesia semakin ketat, Ernando merasa atmosfer di dalam tim tetap positif. Semua pemain, termasuk dirinya dan Paes, berfokus pada tujuan bersama untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di kancah internasional, terutama di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia sendiri saat ini berada di Grup C, bersama dengan Arab Saudi, Australia, Jepang, Bahrain, dan Tiongkok. Sebagai tim dengan peringkat FIFA terendah di grup tersebut, hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi dianggap sebagai modal yang sangat berharga.

Setelah pertandingan melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berikutnya, yakni Australia. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2024), dan Ernando tetap optimistis timnya bisa meraih hasil positif. Meski belum diketahui siapa yang akan diturunkan sebagai kiper utama, baik Ernando maupun Paes siap memberikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia.

Kehadiran Paes memang menambah dimensi baru dalam permainan Timnas Indonesia, terutama di lini pertahanan. Namun, Ernando tetap yakin bahwa kompetisi sehat di antara para kiper justru akan meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan. “Pelatih kita fair kok, siapa yang lagi under, siapa lagi top tetap dimainin gitu," tambah Ernando Ari.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore