
TAMBAHAN KEKUATAN: Abduh Lestaluhu dikabarkan merapat kembali ke Persebaya Surabaya setelah sempat gagal merapat di Liga 1 2020. (Instagram Abduh Lestaluhu)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan ambisinya dalam memperkuat tim dengan merekrut pemain berkualitas. Kali ini, Green Force dikabarkan memilih Abduh Lestaluhu, bek kiri berpengalaman yang sebelumnya sempat gagal bergabung karena masalah internal dengan instansi kesatuan TNI pada musim Liga 1 2020.
Saat itu, Abduh memilih merapat ke Persikabo 1973. Kabar ini mencuat melalui akun Instagram @transferligina_ yang menyebutkan bahwa Abduh akan berseragam Persebaya.
Caption yang diunggah oleh @transferligina_ berbunyi, “Persebaya Surabaya kabarnya kembali membidik Abduh Lestaluhu, pemain berposisi fullback kenyang pengalaman di Liga Indonesia. Kedatangannya di kota pahlawan untuk menambal posisi Reva Adi yang kabarnya bakal hengkang. Sebelumnya, pemain 30 tahun tersebut sempat bergabung dengan Persebaya pada 2020, namun gagal. Di musim lalu, eks pemain timnas Indonesia tersebut bermain untuk PSS Sleman dengan 26 penampilan dan mencetak 3 assist.”
Reva Adi Utama, yang kini santer dikabarkan bakal hengkang ke Persija Jakarta, meninggalkan celah besar di lini belakang Persebaya. Kehilangan Reva tentu menjadi pukulan bagi tim, mengingat perannya sebagai kapten dan pemain bertahan andalan. Untuk mengantisipasi kepergian Reva, manajemen Persebaya segera bergerak cepat dengan membidik Abduh Lestaluhu sebagai pengganti potensial.
Abduh Lestaluhu sendiri tidak asing dengan atmosfer Liga 1 Indonesia. Pemain kelahiran Ambon, 16 Oktober 1993, ini telah malang-melintang di berbagai klub besar Tanah Air, seperti Persikabo 1973, Persis Solo, Bali United, dan terakhir PSS Sleman. Pengalamannya yang kaya serta kemampuan bertahan yang solid membuatnya menjadi incaran banyak klub, termasuk Persebaya Surabaya.
Bersama PSS Sleman di musim 2023/2024, Abduh menunjukkan performa yang impresif. Dalam 26 penampilannya, dia selalu menjadi starter dan mencatatkan menit bermain rata-rata per pertandingan mencapai 96 menit. Meski tidak mencetak gol, Abduh mampu memberikan kontribusi signifikan dengan 2 assist dan 1,3 umpan kunci per pertandingan. Keakuratan passing-nya mencapai 74%, dengan rata-rata 25,8 umpan sukses per pertandingan. Hal ini menunjukkan betapa vitalnya peran Abduh dalam skema permainan PSS Sleman.
Tidak hanya di sektor penyerangan, Abduh juga tampil solid dalam bertahan. Dia mencatatkan 3,2 intersepsi per pertandingan dan berhasil memulihkan bola sebanyak 7,2 kali per pertandingan. Meskipun sering ditembus lawan dengan rata-rata 2,8 kali per pertandingan, Abduh tetap menunjukkan ketangguhannya dengan melakukan dua kali sapuan per pertandingan. Statistik ini memperlihatkan bahwa Abduh memiliki kemampuan bertahan yang mumpuni dan bisa diandalkan.
Keunggulan lainnya yang dimiliki Abduh adalah kemampuan melakukan umpan panjang dan umpan silang. Dengan rata-rata 2,1 umpan panjang yang akurat per pertandingan (49%) dan 1,4 umpan silang akurat (38%), Abduh mampu memberikan variasi serangan yang cukup berbahaya dari sisi kiri. Hal ini tentu menjadi nilai tambah yang sangat berharga bagi Persebaya, yang tengah mencari pengganti sepadan untuk Reva Adi Utama.
Kehadiran Abduh di Persebaya tidak hanya akan menambah kekuatan lini belakang, tetapi juga memberikan dimensi baru dalam serangan tim. Sebagai bek kiri yang juga memiliki kemampuan menyerang, Abduh dapat membantu membangun serangan dari belakang, menciptakan peluang melalui umpan-umpan akuratnya, serta memberikan tekanan pada pertahanan lawan.
Kendati demikian, perjalanan Abduh Lestaluhu menuju Persebaya Surabaya tidak selalu mulus. Pada 2020, Abduh sebenarnya sudah hampir bergabung dengan Green Force. Namun, proses transfer tersebut gagal terealisasi karena tidak disetujui oleh instansi kesatuan TNI tempat Abduh bernaung. Hal ini tentu menjadi kekecewaan bagi Persebaya dan para suporternya, mengingat Abduh adalah pemain yang sangat diharapkan bisa memperkuat tim.
Kini, dengan kontraknya di PSS Sleman yang akan berakhir pada akhir musim ini, peluang untuk merekrut Abduh kembali terbuka lebar. Manajemen Persebaya tentu tidak ingin melewatkan kesempatan ini dan berusaha keras untuk memastikan bahwa Abduh dapat bergabung tanpa kendala seperti sebelumnya.
Jika transfer ini berhasil, Abduh Lestaluhu akan menjadi tambahan yang sangat berharga bagi skuad Persebaya. Selain memiliki pengalaman dan keterampilan yang mumpuni, Abduh juga dikenal sebagai pemain yang disiplin dan memiliki etos kerja tinggi. Sebagai seorang prajurit TNI, Abduh memiliki mentalitas tangguh yang akan sangat berguna di lapangan.
Dengan segala keunggulan yang dimiliki Abduh, Persebaya berharap bisa mempertahankan performa terbaiknya dan bersaing di puncak klasemen Liga 1 musim depan. Kehadiran Abduh diharapkan dapat memberikan stabilitas dan kekuatan tambahan di lini belakang, serta membantu tim dalam meraih kemenangan demi kemenangan.
Sebagai informasi tambahan, Abduh Lestaluhu memiliki profil yang cukup menarik. Pemain yang memiliki tinggi 1,70 meter ini lahir di Ambon, Maluku, dan memulai karier profesionalnya dengan bergabung di berbagai klub besar di Indonesia.
Sepanjang kariernya, Abduh telah tampil dalam banyak pertandingan penting dan selalu menunjukkan performa yang konsisten. Statistiknya di berbagai klub mencerminkan kontribusi signifikan yang dia berikan, baik dalam bertahan maupun menyerang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
