
Ilustrasi Komdis PSSI (Fajar).
JawaPos.com – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sejumlah sanksi kepada pemain, ofisial, dan klub sepak bola Tanah Air. Pemberian sanksi itu diharapkan bisa menimbulkan efek jera.
Komdis PSSI sejatinya telah membahas setiap pelanggaran di sepak bola Indonesia, baik Liga 1, Liga 2, hingga kompetisi kelompok umur sejak 9 Januari 2024. Mereka juga menggelar sidang pada 11, 15, dan 16 Januari 2024.
Namun, berdasarkan laman resmi PSSI, Komdis baru memberikan sanksi per Kamis (18/1). Berikut adalah sanksi yang diberikan:
- Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: Arema FC U-16 vs Rans Nusantara FC U-16
- Tanggal Kejadian: 6 Januari 2024
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain
mendapatkan kartu kuning
- Hukuman: sanksi denda Rp 5.000.000
- Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: Borneo FC Samarinda U-16 vs Persib Bandung U-16
- Tanggal Kejadian: 6 Januari 2024
- Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif menendang kaki pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp 5.000.000
- Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2023/2024

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
