
Para pemain Arema FC menggelar latihan di Kota Batu. Mereka optimistis saat menjamu Madura United, Sabtu (28/10) sore.
JawaPos.com – Arema FC menghadapi ujian cukup berat dalam upaya mereka segera lepas dari zona degradasi di tangga klasemen sementara Liga 1 2023/2024.
Gustavo Almeida dan kawan-kawan akan berhadapan dengan tim papan atas, Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (28/10) sore.
Menurut Pelatih Arema FC, Fernando Valente, pertemuan dengan Laskar Sape Kerrab akan menjadi ujian konsistensi permainan bagi timnya.
Walau performa tim berjuluk Singo Edan cenderung kurang konsisten dalam beberapa laga terakhir. Dalam dua laga terakhir, mereka menelan dua kekalahan beruntun dari Borneo FC dan PSM Makassar.
Namun, Fernando Valente melihat ada konsistensi permainan yang cukup positif dari penampilan para pemain Arema FC. “Kita sudah ada persiapan untuk meningkatkan performa tim kita dan bekerja dari minggu ke minggu,” beber Fernando Valente.
“Kita mencoba lebih konsisten, kita sudah percaya diri dengan proses yang kita alami,” lanjutnya.
Meski menghadapi situasi sulit dengan permasalahan cedera beberapa pemainnya, juru taktik asal Portugal itu optimistis Arema FC bisa memetik hasil positif saat melawan Madura United yang di laga terakhirnya secara mengejutkan tumbang dengan skor telak 1-4 dari Dewa United.
“Tentu saja masih banyak masalah seperti cedera pemain. Tapi, kita sudah bersiap dan kita bermain dengan ide-ide kita. Saya pikir kita akan menang,” tegas ayah dari gelandang Persebaya Surabaya, Ze Valente.
“Saya rasa kita harus menjalani laga ini dengan baik,” tandas Fernando Valente.
Sementara Madura United bertekad meraih kemenangan pada pertandingan terakhir putaran pertama Liga 1 2023/2024.
Pelatih Madura United, Mauricio Souza, sangat berambisi untuk meraih hasil positif pada lawatan tersebut. Target besarnya itu bukan tanpa tujuan. Pelatih berkebangsaan Brasil itu berupaya untuk mengudeta Borneo FC dari puncak klasemen.
Gap poin Madura United dengan Borneo FC hanya dua poin. Hal itu membuat skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab itu harus membawa pulang tiga poin dan Borneo FC harus gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United FC.
“Kami sudah bekerja dengan baik. Kami tahu itu penting untuk kami bisa hasilkan tiga poin di sini agar kami bisa naik ke peringkat satu,” kata Mauricio saat konferensi pers sebelum pertandingan.
Mauricio membidik poin sempurna itu dengan persiapan yang matang. Dia mengaku telah mempelajari kekuatan dan kelemahan tim berjuluk Singo Edan itu.
“Kami sudah belajar tentang lawan. Kami juga sudah kuat dengan persiapan yang bagus sejauh ini,” imbuhnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
