
Selebrasi Hansamu Yama setelah cetak gol untuk Arema FC saat melawan Persijap Jepara. (Dok. Arema FC)
JawaPos.com – Lini belakang menjadi salah satu fokus pembenahan manajemen Arema FC buat musim 2026-2027. Faktanya di musim 2025-2026, meski finis posisi sembilan namun jumlah angka kebobolan Singo Edan lebih tinggi ketimbang tim yang finis posisi di bawahnya.
Ya, Persijap Jepara yang berada di posisi ke-13 pada akhir musim tercatat kebobolan 45 gol. Lantas PSIM Jogja yang ada di posisi ke-11 pada akhir musim juga menorehkan angka kebobolan 44 gol.
Baca Juga:Kapten Kolombia yang Inspiratif! James Rodriguez Ternyata Diidolakan Erling Haaland dan Lamine Yamal
Bandingkan dengan Arema FC yang finis peringkat sembilan namun gawangnya jebol 47 kali dalam 34 pertandingan. Artinya rata-rata per laga Arema FC musim lalu jumlah gol yang bersarang ke gawangnya 1,38 gol/laga.
Demi membuat benteng pertahanan Arema FC kian kokoh, tim asal Malang itu memutuskan untuk mempermanenkan bek pinjaman dari Persija Jakarta, Hansamu Yama.
Hansamu datang ke Arema FC pada paruh kedua musim 2025-2026. Bersama Arema FC, pemain kelahiran Mojokerto itu bermain 14 kali.
Dan dari 14 kesempatan tampil berkostum biru-biru, Yama selalu dipercaya turun sebagai pemain starter. Yama bahkan mencetak satu gol bersama Arema FC saat lawan Persijap (2/2).
"Pengalamannya, kepemimpinannya, serta kemampuannya di lini belakang menjadi nilai tambah bagi tim. Karena itu kami memutuskan untuk melanjutkan kerja sama dan mempermanenkan statusnya," ujar General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi dikutip dari situs resmi liga.
Seperti diketahui, musim lalu Arema FC sempat menghadapi sejumlah persoalan di sektor pertahanan. Kehadiran pemain berusia 31 tahun itu memberikan ketenangan dan kestabilan yang sangat dibutuhkan tim.
Sebagai mantan pemain Timnas Indonesia, Yama menghadirkan pengalaman yang membuat koordinasi lini belakang menjadi lebih solid. Yama juga diharapkan jadi mentor bagi pemain-pemain muda agar lebih berkembang.
Kepercayaan besar Arema FC kepada Yama sebetulnya terlihat ketika dalam 14 laga bersama Arema FC, eks pemain Persebaya Surabaya itu diberi ban kapten. Tercatat empat laga sejak Yama datang ke Malang, dirinya jadi pemimpin di lapangan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
