
Catur Pamungkas bersama manajer dan kapten Persebaya jenguk Ady Setiawan.
JawaPos.com – Perwakilan manajemen dan pemain Persebaya Surabaya menjenguk Ady Setiawan, pemain Dewa United yang sempat tak sadarkan diri di lapangan usai mendapat sikut dari Arief Catur Pamungkas, di rumah sakit.
Walau Green Force menunjukkan itikad baik, yakni menunjunjung nilai sportivitas, tapi aksi brutal Catur terhadap mantan rekannya di Persebaya itu dalam lanjutan Liga 1 di Indomilk Arena, Sabtu (30/9), tak mungkin luput dari perhatian Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Otoritas berwenang di tubuh PSSI yang menangani kedisiplinan itu dipercaya akan memberikan hukuman setimpal kepada Catur. Apalagi, aksi Catur terhadap Genji, sapaan Ady, terekam jelas lewat tayangan video.
Sanksi larangan pertandingan plus denda puluhan juta rupiah dipercaya akan dilayangkan Komdis kepada dirinya. Jika mengacu pelanggaran itu, bisa saja Catur akan menerima hukuman larangan dua pertandingan, atau lebih. Dan, denda sedikitnya Rp 10 juta sudah pasti harus dibayar.
Ternyata, aksi Catur bukan kali ini saja dilakukannya. Full back kanan Persebaya berusia 24 tahun itu pernah juga merasakan hukuman dari Komdis.
Hukuman itu diberikan kepada Catur karena Komdis menilai dirinya menghalangi pemain lawan saat mencetak gol, apalagi dirinya juga mendapatkan kartu merah langsung di pertandingan itu.
Hukuman itu buntut aksi Catur saat Persebaya dijamu Persija Jakarta pada 30 Juli 2023. Dia akhirnya mendapatkan larangan bermain sebanyak satu pertandingan plus denda sebesar Rp 10 juta.
Fakta ini tentu saja sangat disayangkan Bonek, yang menyuarakan unek-unek mereka lewat postingan Instagram @officialpersebaya.
“Baru pekan kemaren di eluh eluhkan Bonek layak di panggil timnas, sekarang malah tarkam,” tulis permana_yohanndi.
“Jane eman tur ngerusak catatan karir sendiri. 10jt dan larangan bermain 2x jelas menanti jadi rugi double2,” ujar zero_cash.co.
“Sama sama cari nafkah di lapangan hijau hendaknya hindari pelanggaran yg bikin cedera serius seperti ini, semoga menjadi pembelajaran baik buat catur dan lekas pulih genji,” ucap rezasuhely_
“Lebih rela Persebaya kalah drpd melihat kejadian bar2 seperti itu, main ngosek ngeyel tpi sportif iku ket biyen ciri e Persebaya,” lanjut didikpepe.
Ada pula komentar lebih pedas dari Bonek, seperti akun illhamm_00. “catur harus d kasii jera oleh menejemen minimal d istirahatkan sementara.” Sementara Saputro099 menambahkan. “Pecat putus kontrak wae lak wes. Pemain rak fair play.”
“Maen mu gt ngarep di panggil timnas, dipanggil komdis yg ada,” ujar adi_rismawan_
“GAWE PEMAIN PERSEBAYA KABEH, LEK MAIN IKU SING SLOW DI JOGO EMOSINE, LEK GAK DI KERASI SEK AMBEK PEMAIN LAWAN, GAK USAH KERAS , SECUKUPE AE, TAPI LEK PEMAIN LAWAN WES KELEWATAN LOSNO PISAN WES, SOALE ONOK BUKTI KUBU LAWAN SENG NGGARAI SEK, TAPI LEK PEMAIN SLOW MBOK SIKAT AE, YO SAKNO KELUARGA.E CAK, BOJO ANAK.E,” kritik zulkifli_ijo.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
