
Shin Tae-yong masih bungkam soal perpanjangan kontrak bersama timnas Indonesia. (edi yulianto/jawapos.com)
JawaPos.com – Shin Tae-yong memang belum mau buka suara ketika disinggung perihal perpanjangan kontrak bersama timnas Indonesia. Dia hanya fokus membawa skuad Garuda terbang tinggi di pentas dunia.
Kontrak Shin Tae-yong bersama PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia sejatinya akan berakhir pada Desember 2023. Namun, dia mendapat tugas tambahan hingga memimpin timnas senior Indonesia tampil di putaran final Piala Asia 2023. Turnamen itu akan diselenggarakan di Qatar pada 12 Januari-10 Februari 2024.
Setelah itu, belum ada yang mengetahui tentang masa depan pelatih berusia 52 tahun asal Korea Selatan tersebut. Shin Tae-yong masih bungkam ketika ditanya tentang itu.
Namun, merujuk capaian Shin Tae-yong bersama timnas sejauh ini, maka mantan pelatih timnas Korea Selatan itu layak mendapatkan perpanjangan kontrak dari PSSI.
Shin Tae-yong memang belum menghadirkan trofi bersama timnas, di mana capaian terbaiknya hanya nyaris membawa timnas Indonesia U-23 keluar sebagai juara Piala AFF U-23. Sayang, Garuda Muda harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Vietnam U-23 lewat drama adu penalti.
Saat itu, Shin Tae-yong berujar andai saja komposisi pemainnya lengkap seperti saat membawa timnas Indonesia U-23 lolos ke putaran final Piala Asia U-23, tak menutup kemungkinan Garuda Muda bisa juara Piala AFF U-23 di Thailand. Namun, Shin Tae-yong enggan mempermasalahkan itu. Dia memilih fokus membangun kekuatan timnas Indonesia. Itu menjadi prioritasnya saat ini.
Tapi, jika barometer pemberian kontrak kepada Shin Tae-yong adalah beberapa poin di bawah ini, maka PSSI seharusnya segera memberikan tambahan durasi kerja kepada pelatih kelahiran Yeongdeok, Korea Selatan, 30 Mei 1970, tersebut.
Lantas, apa saja poin yang dimaksud?
1 Membawa 3 Timnas ke Piala Asia
Shin Tae-yong menjadi pelatih pertama yang membawa tiga timnas Indonesia kategori usia lolos ke putaran final Piala Asia. Dimulai dari timnas Indonesia U-20, kemudian timnas senior, dan terakhir timnas Indonesia U-23.
Capaian itu tentu saja layak diapresiasi, terlepas dari Shin Tae-yong belum memberikan trofi atau gelar apapun bersama skuad Garuda. Dengan determinasi dan kerja keras yang ditunjukkan para pemain Indonesia, tak menutup kemungkinan para pemain Indonesia akan memberikan sesuatu kepada Shin Tae-yong.
2 Peringkat Timnas yang Terus Melesat
Sebelum Shin Tae-yong masuk sebagai pelatih timnas Indonesia, posisi skuad Garuda berada di posisi 173 dunia pada akhir 2019. Setelah Shin Tae-yong didapuk sebagai pelatih, perlahan Indonesia naik 29 peringkat menjadi 149 di ranking FIFA.
Walau kembali merosot ke posisi 150 setelah kalah dari Argentina, tapi kemenangan atas Turkmenistan 2-0 beberapa hari lalu diyakini akan mendongkrak posisi Indonesia menjadi 147 FIFA.
3 Permainan yang Terus Meningkat

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
