
SULIT DITEMBUS: Performa Dusan Stevanovic makin menjanjikan di jantung pertahanan Persebaya Surabaya.
JawaPos.com – Performa lini belakang Persebaya Surabaya sedang meningkat. Green Force mencatatkan clean sheet dalam dua laga terakhir. Tantangan sesungguhnya datang ketika menghadapi PSS Sleman Sabtu (26/8) lusa.
Super Elang Jawa sedang on fire. Mereka mencetak sembilan gol dalam tiga laga pemungkas. Hebatnya, PSS selalu menang dalam tiga laga tersebut. Ricky Cawor, Jihad Ayoub, dan Jonathan Bustos jadi yang paling agresif. Mereka sama-sama mencetak dua gol dalam tiga laga terakhir.
Namun, karteker pelatih Persebaya Uston Nawawi sama sekali tidak keder. ’’Saya tahu PSS sedang bagus-bagusnya. Tapi nggak ada masalah. Yang pasti, anak-anak sudah siap untuk bekerja keras demi memenangkan pertandingan,’’ beber pelatih asli Klagen, Sukodono, Sidoarjo, tersebut.
Uston mengaku sudah mempelajari gaya bermain Super Elang Jawa. Terutama lini serang yang cukup berbahaya. Bagi Uston, tidak ada striker yang bakal mendapat pengawasan khusus.
’’Kami tidak akan fokus ke pemain A atau B saja. Karena pemain C yang tidak diawasi tiba-tiba malah bisa mencetak gol. Kami harus mewaspadai semua pemain PSS,’’ beber mantan gelandang timnas tersebut.
Masalahnya, kondisi Dusan Stevanovic sempat membuat Uston khawatir. Bek asal Serbia itu sempat menepi ketika sesi latihan di Lapangan THOR kemarin sore. Lututnya dibebat pendingin. Apakah Dusan cedera?
’’Ternyata tidak ada masalah. Cuma ada benturan kecil saat latihan. Dan itu wajar. Kondisinya bagus,’’ ungkap Uston.
Artinya, Dusan siap kembali diturunkan. Dia akan kembali berduet dengan Kadek Raditya. Bek 24 tahun itu mengaku siap menjaga catatan tidak kebobolan.
’’Saya dan Dusan selalu bertekad untuk mencatatkan clean sheet. Tapi baru kesampaian di dua laga terakhir. Untuk laga lawan PSS, kami juga ingin melanjutkan tren tersebut,’’ tutur mantan bek Madura United itu.
Kadek mengaku sudah mempelajari gaya main PSS. Termasuk lini depan Super Elang Jawa. Dia sudah mengerti bagaimana cara meredam agresivitas lini depan tuan rumah.
’’Saya tahu kalau PSS punya pemain yang sangat cepat di depan. Tapi, kami sudah belajar melalui analisis video. Departemen analisis memberikan masukan bagaimana cara bertahan melawan PSS. Semoga semua berjalan lancar,’’ pungkas bek yang sudah mencetak satu gol itu. (gus/c17/ali)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
