Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Agustus 2021 | 02.18 WIB

PT LIB Optimistis September Liga 1 2021 Bisa Normal

Bali United Persik Kediri Liga 1 2021 - Image

Bali United Persik Kediri Liga 1 2021

JawaPos.com – Bali United dan Persik Kediri baru saja melakoni laga pembuka (27/8). Namun, kedua tim kemarin telah meninggalkan Jakarta.

Persik menempuh jalur darat menuju Kediri. Kenapa pulang? Padahal, Liga 1 2021–2022 series pertama akan dipusatkan di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Soal itu, manajemen Persik punya pertimbangan khusus.

’’Kami masih menunggu jadwal matchday kedua,’’ kata Media Officer Persik Anwar Bahar Basalamah kepada Jawa Pos.

Nah, jika merujuk draf jadwal, laga kedua yang dilakoni Persik masih cukup lama. ’’Kalau Liga 1 tetap jalan, matchday kedua Persik baru digelar dua pekan lagi,’’ tambahnya.

Karena itu, Persik memilih untuk pulang. Karena jika bertahan di Jakarta, cost yang dikeluarkan akan lebih banyak. Sebab, klub harus mencari lapangan sendiri untuk berlatih. Padahal, manajemen sudah menyewa Stadion Brawijaya, Kediri, selama satu tahun penuh.

Keputusan yang sama diambil Bali United. Mereka memilih pulang dengan berbagai pertimbangan. Bahkan, Bali United sejak berangkat hanya mempersiapkan kebutuhan selama tiga hari di Jakarta. Malah, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco hanya membawa koper kecil.

’’Manajemen masih menunggu hasil evaluasi Liga 1 melalui tiga laga pertama ini,’’ kata Media Officer Bali United Alexander Maha Putra. Meski begitu, Bali United tetap punya rencana untuk kembali ke Jakarta.

’’Setelah ada hasil dari pertemuan dan evaluasi yang berlangsung, baru tim akan kembali melanjutkan kompetisi sesuai lokasi yang ditetapkan,’’ tambah pria yang akrab disapa Alex itu.

Di sisi lain, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita optimistis kompetisi bisa bergulir secara normal mulai September.

’’Harusnya semua sudah normal kembali, kami selalu bikin laporan. Jadi, setiap habis pertandingan, kami langsung bikin laporan terkait prokes. Semua sudah divaksin apa belum, pokoknya semua ada laporannya,’’ ujarnya saat diwawancarai awak media.

Pria yang akrab disapa Luluk itu melanjutkan, di laga perdana banyak tokoh dan stakeholder yang melihat bagaimana penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Mulai Menteri Kesehatan Budi Gunadi hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Jawa Pos sendiri merasakan ketatnya prokes untuk peliputan Liga 1. Mulai tes PCR di H-1 pertandingan, swab antigen ketika berada di area pertandingan, hingga menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memastikan yang berada di area pertandingan sudah dua kali divaksin.

Editor: Ainur Rohman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore