Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juli 2021 | 17.35 WIB

Gaji, Tempat, Vitamin, Hingga Makan Pemain, Kuras Dompet Tim Liga 2

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri), Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (tengah), Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep (kanan) dan Chairman RANS Cilegon FC Raffi Ahmad (kedua kanan) saat mengikuti kongres biasa tahunan PSSI di Jak - Image

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri), Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (tengah), Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep (kanan) dan Chairman RANS Cilegon FC Raffi Ahmad (kedua kanan) saat mengikuti kongres biasa tahunan PSSI di Jak

JawaPos.com – Kompetisi Liga 2 musim 2021 diproyeksikan kickoff pada awal September. Keputusan tersebut disampaikan PT LIB kepada klub peserta melalui surat bernomor 127/LIB-KOM/VII/2021. Namun, belum dipastikan kapan tanggal detail lantaran masih akan mengalami penyesuaian jadwal sebagai akibat penundaan jadwal Liga 1.

Manajer Semen Padang Effendi Syahputra menuturkan, karena adanya PPKM yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali pada 3–20 Juli, pihaknya mendukung keputusan tersebut. ”Berharap semoga tidak ada lagi penundaan setelahnya,” katanya kepada Jawa Pos Kamis (8/7).

Tim-tim Liga 2 memang dirugikan dengan penundaan kompetisi. Sebab, beban pengeluaran klub, mulai gaji, tempat, vitamin, hingga makan pemain, makin menguras dompet klub.

Pelatih Semen Padang FC Weliansyah berharap PT LIB bisa segera memastikan jadwal kompetisi Liga 2. Sebab, hal itu bakal memengaruhinya dalam menyusun agenda bagi pemain supaya bisa dalam kondisi terbaik saat liga dimulai. ”Kami sudah siapkan program latihan dan kompetisi ditunda lagi. Ini tentu membuat kami dalam kesulitan,” bebernya.

Di sisi lain, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengaku belum bisa menentukan jadwal pasti. Sebab, menurut dia, jadwal juga masih sangat bergantung dari situasi dan kondisi serta pandemi di Indonesia.

Jika kasus menurun, tentunya bisa lebih cepat. Kebalikannya, jika kasus terus naik, pastinya bisa terus tertunda. ”Kami harus lihat perkembangan Covid-19 dan PPKM darurat ini,” katanya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore