
Photo
JawaPos.com – Memperbanyak porsi latihan bola-bola mati jadi pilihan PSIS Semarang dan PSM Makassar yang akan membuka babak delapan besar Piala Menpora malam ini. Termasuk tendangan penalti.
Sebab, tak ada perpanjangan waktu di fase gugur tersebut. Kalau 2 x 45 menit pertandingan berakhir imbang, langsung adu penalti. Jadi, mempersiapkan diri sebaik mungkin di babak "tos-tosan” itu adalah pilihan terbaik.
"Ya banyak set piece dan latihan tendangan penalti karena ini sistem gugur,” kata Dragan Djukanovic, pelatih PSIS, dalam jumpa pers kemarin mengenai porsi latihan tim asuhannya.
Photo
PSM Makassar. (Dok. Jawa Pos)
Hal senada dilakukan PSM. Malah, pelatih PSM Syamsuddin Batolla sesumbar, jika memang harus adu penalti, skuadnya sudah siap 100 persen. ’’Kami dari jauh-jauh hari sudah melakukan persiapan. Saya juga sudah mempersiapkan itu, melatih kiper juga,’’ paparnya.
Peraturan di babak delapan besar tersebut sudah tertuang dalam regulasi Piala Menpora 2021. Tepatnya pasal 7 terkait durasi pertandingan. Tepatnya No 2 (a) yang disebutkan durasi pertandingan perempat final dan perebutan tempat ketiga jika waktu normal (90 menit) berakhir imbang, dilanjutkan dari titik penalti.
Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengungkapkan, pihaknya membuat regulasi pasal 7 tersebut dari hasil manager meeting. Artinya, kesepakatan yang dibuat merupakan persetujuan dari 17 klub peserta Piala Menpora 2021. ’’Ya memang akan langsung adu penalti tanpa babak perpanjangan waktu,’’ jelasnya.
Baca juga: Piala Menpora 2021, Bertemu Karib di Perempat Final
Alasannya sederhana, Lukita tidak ingin pemain kelelahan. Menurut dia, tidak ada sepak bola selama setahun membuat kondisi fisik para pemain belum sempurna. Jika dipaksakan ada perpanjangan waktu setelah 2 x 45 menit berakhir imbang, risiko cedera kian besar. ’’Itu juga alasannya kenapa ada cooling break (selama fase grup),’’ ungkapnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Ui2eAx81NlE
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022