
Photo
JawaPos.com – Aksi pasang spanduk oleh Bonek akhirnya direspons Pemkot Surabaya. Mereka akan bertemu dengan pihak manajemen Persebaya Surabaya dan Bonek. Undangan sudah dikirim. Rencananya, pertemuan tersebut diadakan hari ini pukul 09.00 di Gedung Siola, Surabaya.
Pihak pemkot akan diwakili Dispora Surabaya. Hal itu disambut baik oleh manajemen Persebaya. Sebab, Persebaya memang sudah lama ingin melakukan audiensi. ’’Kami siap mencari solusi bersama,’’ kata Sekretaris Tim Persebaya Ram Surahman kepada Jawa Pos.
Photo
Persebaya Surabaya
Ram menegaskan, Persebaya dan Bonek sama sekali tidak menolak Piala Dunia. Bahkan, dia menyebutkan bahwa ajang tersebut harus disukseskan. ’’Hanya, jangan sampai membuat Persebaya terusir. Yang perlu dilakukan adalah sinkronisasi jadwal renovasi dan kompetisi sekaligus menyiapkan Stadion Gelora 10 November sebagai alternatif,’’ tutur pria asli Gresik itu.
Pentolan Bonek Andi Peci mengapresiasi sikap pemkot. Sebab, mereka akhirnya mau melakukan audiensi untuk memecahkan masalah tersebut. Tetapi, dia berharap audiensi tak berjalan satu arah. ’’Pertemuan harus segera digelar. Tapi, dengan prinsip, audiensi jangan malah menegaskan bahwa Persebaya tidak bisa main di Surabaya. Itu namanya bukan audiensi,’’ ucapnya kepada Jawa Pos.
Dalam pertemuan tersebut, Bonek ingin menyampaikan keinginan mereka. Yakni, tetap bisa melihat Persebaya bermain di Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ataupun Gelora 10 November (G10N). ’’Intinya, kami berharap dua stadion ini yang akan didaftarkan oleh Persebaya ke operator kompetisi sebagai home base musim ini,’’ ungkap pria yang bernama asli Andy Kristiantono itu.
Artinya, GBT tetap menjadi kandang utama. Kemudian, jika ada renovasi yang cukup besar, laga home akan dipindah ke Gelora 10 November. Toh, manajemen Green Force –julukan Persebaya– sudah siap membenahi kekurangan stadion di Kecamatan Tambaksari itu. ’’Sekarang tinggal menunggu jalan keluarnya. Saya yakin, dengan audiensi, pemkot dan manajemen bisa mendapat solusi terbaik,’’ tuturnya.
Andi berharap ke depan pihak pemkot bisa merespons sesuatu dengan audiensi. ’’Jangan berhenti di kasus home base saja,’’ katanya. Menurut dia, aksi spanduk dilakukan Bonek lantaran pemkot dinilai tak mau diajak diskusi. Pemkot malah sudah memastikan Persebaya tak bisa bermain di Surabaya musim ini. ’’Jangan grusa-grusu memutuskan sesuatu. Utamakan diskusi. Apalagi kalau menyangkut kepentingan orang banyak seperti Persebaya,’’ ujarnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
