
Para pemain timnas thailand ketika melakukan latihan resmi jelang laga melawan indonesia pada babak kualifikasi piala dunia 2022 di sugbk, senin 9/9/19. Foto: Chandra Satwika/Jawa Pos.
JawaPos.com – Ada dua pemain timnas yang kini masih bermain di kasta tertinggi Liga Thailand. Yakni, Yanto Basna bersama Sukhothai FC dan Victor Igbonefo yang membela PTT Rayong. Keduanya pasti sangat paham dengan kekuatan timnas Thailand.
Pelatih timnas Simon McMenemy pun membenarkan hal itu. Menurut dia, Yanto dan Victor banyak memberikan pemahaman soal sepak bola Thailand. Terlebih, beberapa pemain dari tim berjuluk Gajah Perang tersebut pernah bertemu dengan keduanya di Liga Thailand. ’’Bukan hanya Yanto dan Victor. Jangan lupa, ada Irfan Bachdim yang juga pernah main di sana,’’ papar McMenemy. Ya, Irfan memang pernah bermain di Thailand pada 2013. Saat itu dia membela Chonburi FC.
Pemahaman yang diberikan bukan soal strategi. Sebab, Thailand yang kini ditangani Akira Nishino jauh berbeda dengan Thailand ketika bertemu timnas di Piala AFF 2018. Namun, yang banyak dibicarakan dengan McMenemy adalah pola kebiasaan. Yakni, cara pemain Thailand menjaga pola makan, latihan, ataupun cara bermain di setiap pertandingan. ’’Mereka memberi tahu bentuk sepak bola Thailand secara keseluruhan,’’ ucapnya.
Victor membenarkan hal tersebut. Dia begitu memahami sepak bola Thailand. Sebab, dia pernah membela empat klub yang berbeda di Thailand. Yakni, pada 2012 dengan Changrai United, pada 2016 bersama Navy FC, pada 2017–2018 bersama Nakhon Ratchasima, dan yang terakhir dengan PTT Rayong.
Ketika ditanya Jawa Pos soal keunggulan lawan, pemain 33 tahun itu menerangkan bahwa pemain Thailand punya kecepatan yang luar biasa. Kelebihan yang menonjol adalah skill individu setiap pemain. ’’Mereka sekarang, walaupun banyak pemain muda, tapi pengalaman. Beberapa pemainnya sudah bermain di luar negeri,’’ jelasnya.
Victor meminta rekan-rekannya tidak minder. ’’Karena hasil di lapangan ditentukan 90 menit, bukan di luar itu,’’ ungkapnya.
Cara lain untuk mengalahkan Thailand adalah bersabar. Victor paham betul bagaimana blocking dan serangan balik lawannya. ’’Jangan ikut tertarik. Mereka suka memancing lawan untuk maju ke depan, saya sudah katakan itu kepada coach (Simon McMenemy, Red),’’ paparnya.
Sementara itu, pelatih Thailand Akira Nishino mengakui bahwa adanya Yanto dan Victor di Indonesia akan jadi masalah sendiri. Kekuatan timnya pasti dibocorkan. ’’Tapi, kami tidak bisa menanggulangi dampak itu. Dua pemain tersebut punya kualitas karena bermain di Thailand. Jadi, kami tetap waspada saja,’’ ucap Nishino.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
