
bonek bentangkan syal di bgt (m syafarudin_jawapos.com)
JawaPos.com – Ada dua hal yang diinginkan Bejo Sugiantoro pada pertandingan Persebaya Surabaya kontra Arema FC, Selasa (9/4) sore. Pertama, Bejo berharap Persebaya diberkahi kemenangan. Kedua, Bonek bisa tetap menunjukkan diri sebagai suporter berkelas.
Sebagai mantan pemain Persebaya, Bejo tahu persis rivalitas Bonek dan Aremania selama ini. Dalam waktu yang cukup lama, nama Bonek selalu identik dengan biang kerusuhan, maling gorengan, dan pelbagai stigma negatif lainnya.
Akan tetapi, setelah Persebaya kembali disahkan sebagai anggota PSSI dan berhak mengikuti kompetisi pada 8 Januari 2017, Bonek mulai menunjukkan perubahan positif. Bonek bertransformasi menjadi suporter yang kreatif serta peduli terhadap sesama.
Nah, pertandingan final Piala Presiden 2019 melawan Arema FC sore nanti akan menjadi ujian konsistensi bagi Bonek. Terlebih, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dipastikan fullhouse. Sebanyak 50 ribu lembar tiket yang tersedia, ludes hanya dalam hitungan menit.
Semua kalangan, mulai dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), Kapolda Jatim, hingga Presiden Klub Persebaya berharap Bonek lulus 'ujian naik kelasnya'. Bonek harus menunjukkan diri bahwa mereka telah berubah. Caranya, dengan memberikan teror berkelas untuk Arema.
Jangan lagi ada nyanyian rasis, lempar botol ke lapangan, atau nyala flare dan kembang api selama pertandingan. Teror lah Arema dengan nyanyian dukungan kepada Persebaya selama 90 menit penuh, serta koreo yang mengundang decak kagum seluruh Indonesia.
“Jangan sampai nila setitik rusak susu sebelanga. Jaga nama Bonek dengan berupaya agar pertandingan ini berjalan aman,” pinta Bejo.
Sebagai legenda hidup Green Force, Bejo tahu bahwa Bonek sudah mendapatkan banyak ujian, serta menerima seabrek caci maki. Walaupun demikian, Bonek tetap berusaha konsisten, yakni mendukung Persebaya di jalur positif.
Bejo menambahkan, rivalitas antarsuporter adalah yang lumrah di sepak bola. Akan tetapi, rivalitas ini harus disikapi secara positif. “Setiap rivalitas pasti ada plus dan minus. Tetapi harus bijak dalam menilai hasil pertandingan. Kedewasaan kami diuji di pertandingan besok,” harapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022