
Djadjang Nurdjaman harus memeras otaknya untuk menyusun komposisi terbaik tanpa 7 pemain pilar Persebaya.
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman tengah dilanda keresahan. Jelang menghadapi Persib Bandung pada Sabtu (20/10) mendatang, skuadnya justru kehilangan 7 pemain pilar sekaligus dengan penyebab berbeda. Dari mulai pemain cedra yang terkena skorsing akumulasi kartu.
Striker David da Silva dipastikan masih absen akibat cedera lutut. Begitupun dengan gelandang Robertino Pugliara yang absen panjanga karena mengalami patah tulang fibula. Sementara Raphael Maitimo, Izaac Wanggai, dan Nelson Alom juga masih belum pulih. Di sisi lain O.K John dan Fandry Imbiry menerima hukuman akumulasi kartu.
Pada latihan Senin (15/10), pelatih Djajang Nurdjaman alias Djanur fokus membenahi finishing dan mencoba pengganti sosok da Silva. Nah, pada sesi latihan Selasa (16/10) kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo, Djanur fokus kepada penguatan lini tengah.
Ya, kehilangan Robertino Pugliara memang menjadi kerugian yang besar bagi Persebaya. Apalagi mantan pemain Persija Jakarta itu hampir selalu menjadi pilihan utama di sektor tengah Green Force. Dari 25 laga Persebaya, Pugliara turun sebanyak 22 kali, hanya dua kali sebagai pengganti.
Djanur sempat meyiapkan winger Oktafianus Fernando untuk menutup posisi Pugliara. Namun itu hanya salah satu opsi. Mantan pelatih PSMS Medan itu juga masih punya dua nama Rendi Irwan dan Fandi Eko Utomo untuk menggantikan peran Pugliara.
Dalam latihan kemarin, Djanur juga mulai melakukan eksperimen. Ricky Kayame yang sejatinya seorang striker dicoba ditarik ke belakang untuk menjadi gelandang serang.
”Saya mencoba komposisi yang tidak biasa dengan menggeser beberapa pemain. Termasuk Ricky ke tengah atau Fandi dan Rendi yang main dua-duanya,” ucap pelatih kelahiran Majalengka itu.
Sebenarnya bukan hanya Persebaya saja yang harus tampil pincang. Persib juga masih belum bisa diperkuat bek Bojan Malisic, juga striker Jonathan Bauman dan Ezechiel N'Douassel. Namun Persib masih berbahaya meski tanpa tiga pilar tersebut. Itu terbukti saat mereka mampu mencuri angka di kandang Persipura Jayapura (15/10).
”Saya menonton laga Persib kemarin. Saya pikir, mereka bermain tidak komplet dan bisa imbang itu tanda bahwa Persib memang tim yang berpengalaman,” terang Djanur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022