
Indra Sjafri membela penampilan Aqil Savik di laga melawan Thailand.
JawaPos.com – Debut Aqil Savik bersama Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia di Piala AFF U-19 2018 berjalan kurang mulus. Penjaga gawang Persib Bandung tersebut kebobolan dua gol oleh pemain Thailand.
Terpilihnya Aqil Savik untuk mengawal mistar Garuda Nusantara di laga versus Thailand tak lepas dari kebijakan pelatih Indra Sjafri soal rotasi pemain. Aqil menjadi pemain yang mendapatkan kesempatan untuk menggantikan peran kiper utama M. Riyandi.
Sayang, debutnya Indonesia di Piala AFF U-19 2018 ternoda oleh dua gol Thailand yang dicetak Nattawut Chootiwat pada menit ke-41 dan Matee Sarakum (50'). Walaupun demikian. Indra Sjafri tetap memuji performa Aqil.
“Mungkin anak-anak kurang mau bermain dengan kiper sehingga mereka bermain diagonal dan berhadapan langsung dengan lawan. Perlu dimaklumi juga Aqil kan baru pertama kali bermain,” sebut Indra.
“Karena pressure dari Thailand dan mereka ingin memaksakan menang. Kami bikin build up (permainan) yang kurang nyaman dan itu yang membikin banyak kesalahan,” imbuh mantan pelatih Bali United ini.
Walaupun sering kewalahan ketika menghadapi serangan Thailand, Aqil bermain cukup bagus di bawah mistar gawang Indonesia. Kiper 19 tahun itu setidaknya melakukan lima penyelamatan sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Indra Sjafri mengungkapkan alasan tetap memainkan Nurhidayat Haji Haris sebagai bek tengah. Padahal sebelumnya Indra berujar akan mengistirahatkan sang kapten tim pada laga versus Thailand.
Indra berargumen bahwa Indonesia punya waktu istirahat selama dua hari sebelum semifinal. Selain itu, Nurhidayat dimainkan karena salah satu centre back Indonesia tidak bisa bermain lawan Thailand. “Siapapun yang (bisa) dimainkan, mereka pemain inti semua,” tutup Indra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
