Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 November 2017 | 06.34 WIB

Andik Dianggap Pemain Paling Berbahaya Oleh Syria

Indonesia senior harus kalah 0-1 dari Syria U-23 - Image

Indonesia senior harus kalah 0-1 dari Syria U-23

JawaPos.com - Pada laga Timnas Indonesia vs Timnas Syria U-23, Tim Garuda memang harus takluk 0-1. Hasil ini sebenarnya bertolak belakang dengan pertarungan taktik di atas lapangan.


Memang Indonesia sebenarnya membuat banyak peluang istimewa. Serangan-serangan balik cepat lewat Andik Vermansah, Febri Hariyadi, hingga Boaz Solossa harusnya bisa dimanfaatkan lebih sempurna lagi.


Sayang, tak satu pun menjadi gol. Menarik ketika pelatih Syria U-23, Hussein Afash, angkat bicara soal Indonesia. Dia mengaku tersorot dengan Andik.


"Andik menjadi pemain yang berbahaya karena kecepatannya. Pelatih Indonesia sangat bagus dan kami mendapat pelajaran," ujarnya pada konferensi pers yang didatangi JawaPos.com.


Andik beberapa kali membuat akselerasi memukau di atas lapangan. Sayang, belum ada peluang yang benar-benar hidup dari kakinya.


"Syria memiliki potensi besar karena timnas senior nyaris ke Piala Dunia. Banyak bakat-bakat hebat di sana bahkan pemain yang tampil di luar Syria juga banyak. Kami punya harapan. Indonesia sendiri masih belum konsisten. Mereka harus bisa menyatukan visi pelatih dan pemainnya, karena secara kualitas sudah sangat bagus," pungkas dia.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore