
Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin (kiri) mengaku, tidak bisa berbuat banyak dengan aturan sepihak dari operator liga.
JawaPos.com - Penangguhan regulasi pemain U-23 di Liga 1 makin banyak menuai cibiran. Meski harus diterima dengan lapang dada, beberapa klub ada yang mengkritisi kebijakan yang terkesan mendadak dan sepihak itu. Termasuk Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin.
Efek positif di balik penangguhan aturan pemain muda ialah kembalinya penggawa senior mengisi pos utama. Namun, di sisi lain yang paling dirugikan ialah klub yang mengandalkan skuad U-23.
Nabil mengaku, tidak bisa berbuat banyak dengan aturan sepihak dari operator liga. Namun, dirinya berharap, sistem tersebut bukan untuk menguntungkan sebagian klub. "Klub kami tidak besar seperti yang lain. Jadi, manut saja," ujar Nabil.
Peraturan yang berubah di tengah jalan dianggap seperti lelucon. Sebab, operator liga tidak konsisten dengan aturan yang dibikin. "Menurut kami agak lucu peraturan bisa berubah di tengah jalan, bahkan tanpa persetujuan semua kontestan. Semoga tidak ada sangkut paut dengan kepentingan klub tertentu dengan regulasi yang berubah," harap Nabil.
Borneo FC bukan satu-satunya yang menganggap aneh aturan tersebut. Calon lawan di pekan ke-12, yakni Madura United turut meradang.
Presiden Madura United Achsanul Qosasi mengungkapkan kegeramannya dengan perubahan aturan U-23 melalui media sosial. Lewat akun Twitter pribadinya, Achsanul mempertanyakan terkait siapa yang dibantu melalui regulasi tersebut.
"PT LIB (Liga Indonesia Baru) kembali mengubah peraturannya sendiri. Peraturan ini untuk membantu siapa? Inkonsistensi justru membuat kompetisi ini menjadi lelucon,” kicau Achsanul. (*/abi/is/k15/ira/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
