Persebaya Surabaya mengincar poin sapu bersih di sisa pertandingan Super League musim ini. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki fase paling krusial musim ini dengan target maksimal 15 poin dari lima laga tersisa di Super League 2025/2026. Jadwal yang menanti sudah jelas, dimulai dari lawatan ke markas Arema FC pada Selasa (28/4/2026), lalu menjamu PSBS Biak, bertandang ke Persis Solo, menantang Semen Padang, dan ditutup laga kandang kontra Persik Kediri.
Dari lima pertandingan itu, skenario paling realistis adalah menyapu bersih dua laga kandang dan mencuri poin di laga tandang.
Namun, jika berhasil mengamankan enam poin di kandang dan tambahan sembilan poin dari tiga laga tandang, ambisi 15 poin bukan sekadar mimpi.
Modal penting sudah dikantongi setelah kemenangan meyakinkan atas Malut United di pekan ke-29. Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026), Persebaya Surabaya tampil efektif dan menang dengan skor 0-2.
Dua gol kemenangan lahir di babak kedua lewat aksi Milos Raickovic dan Francisco Rivera. Raickovic memecah kebuntuan pada menit ke-73 sebelum Rivera memastikan kemenangan di masa injury time.
Kemenangan itu terasa spesial karena datang setelah dua hasil negatif sebelumnya. Green Force akhirnya kembali menemukan ritme permainan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri jelang lima laga penentuan.
Pelatih Bernardo Tavares tak menutupi rasa puasnya melihat performa anak asuhnya. Ia menilai tim menunjukkan keseimbangan permainan yang solid, baik saat menyerang maupun bertahan.
“Secara permainan, saya melihat tim tampil sangat baik, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Para pemain menunjukkan sikap dan mentalitas yang bagus. Kami menciptakan banyak peluang, terutama di babak kedua,” ujar Tavares.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Arema FC vs Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Absen di Derbi Jatim?
Meski secara statistik penguasaan bola kalah 47 persen berbanding 53 persen milik Malut United, efektivitas menjadi pembeda utama. Dari delapan tembakan yang dilepaskan, tiga tepat sasaran dan dua di antaranya berbuah gol.
Sebaliknya, Malut United memang lebih agresif dengan 13 percobaan tembakan. Namun, rapatnya lini pertahanan Persebaya Surabaya membuat tuan rumah gagal mencetak gol sepanjang pertandingan.
Bahkan, satu gol Malut United sempat dianulir setelah wasit melakukan pengecekan VAR. Keputusan itu menjadi titik penting yang menjaga momentum pertandingan tetap berpihak pada Green Force.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
