
AKBP Sumardji sempat menyebut marquee player dari Peru. Namun, kabar terakhir BFC tengah memburu pemain dari Brasil
JawaPos.com - Bhayangkara FC menganggarkan tak kurang dari Rp 5 miliar untuk mendapatkan marquee player. Tim asuhan Simon McMenemy itu berancang-ancang untuk mendapatkan pemain dari Amerika Selatan.
BFC tak mau mengikuti jejak tim-tim lain yang menghamburkan banyak uang untuk mendapatkan marquee player. Menurut Corporate Secretary BFC, Rahmad Sumanjaya, anggaran untuk marquee player tak sampai Rp 5 miliar.
"Rp 10 miliar? Tidak sampai segitu. Bahkan Rp 5 miliar pun tidak sampai. Kami mencari pemain yang sesuai kebutuhan tim," ungkap Rahmad kepada JawaPos.com, Selasa (18/4) pagi.
Sayangnya teka-teki siapa marquee player Bhayangkara FC memang masih belum terjawab. Bahkan sosoknya semakin menjadi tanda tanya. Rencana untuk mendatangkan marquee player pertama kali disampaikan oleh manajer AKBP Sumardji.
Dalam sebuah wawancara dengan JawaPos.com, Sumardji menyebut pemain bidikannya berasal dari Peru. Tapi rencana itu tiba-tiba berubah dalam waktu singkat. Kini Bhayangkara FC dikaitkan dengan pesepak bola dari Brasil.
"Saat ini kami masih berburu pemain untuk marquee player. Satu kandidatnya berasal dari Brasil. Dia pernah bermain di Turki. Usianya 33 tahun dan berposisi sebagai attacking midfielder," beber alumni Stikosa-AWS Surabaya itu.
Selain pemain dari Brasil, Rahmad mengaku mendapat tawaran pemain dari negara berbeda. "Ada juga agen yang menawarkan pemain dari Uruguay. Kami masih mempertimbangkan siapa yang terbaik," tutup Rahmad. (saf/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
