
Bagas Adi Nugroho kini menjadi idola baru di kalangan Aremania.
JawaPos.com - Performa bagus saat membela Arema FC di Piala Presiden 2017, membuat Bagas Adi Nugroho kini menjadi idola baru di kalangan Aremania. Pelajaran dari Jepang pun menjadi modal berharga Bagas untuk merintis karier sebagai pemain bintang Singo Edan.
Meski memiliki postur yang sejatinya kurang ideal untuk ukuran stopper, Bagas memiliki lompatan cukup tinggi. Hal itu membuatnya mulai dibandingkan dengan Purwaka Yudhi, mantan bek Arema yang ternyata juga menjadi salah satu inspirasinya kala menjadi bek. "Salah satu yang sering saya lihat cara mainnya memang Purwaka Yudhi. Secara postur kan saya tidak jauh beda," ujar Bagas.
Menurut dia, dengan postur yang hampir sama, dirinya melihat bagaimana cara Purwaka bisa kuat dalam duel udara. Selain itu, bek yang sebelumnya bermain di Persib Bandung itu juga terkenal sulit dilewati striker lawan, meski punya kecepatan.
"Yang banyak saya ambil dari Purwaka itu, ketepatan timing saat heading atau mengambil bola dari kaki lawan. Kalau ada momen bisa sekali ambil, ya saya lakukan. Tapi kalau sulit, saya tunggu bola agak jauh dari kaki lawan baru saya ambil," paparnya.
Tak pelak, secara sekilas Bagas pun memiliki tipikal yang sama dengan Purwaka. Berada di jantung pertahanan, dia tetap tenang dan bisa dianggap sudah matang sejak usia muda. Sebagai bukti, dia juga dipilih menjadi kapten timnas U-19 tahun lalu, yang berarti dirinya memiliki ketenangan dan kedewasaan di lapangan. Selain itu terbukti jika Bagas juga minim melakukan pelanggaran saat menghalau pemain lawan.
"Prinsip saya jangan sampai membuat pelanggaran di dekat gawang yang bisa menghasilkan tendangan bebas dan berbahaya bagi tim," tambahnya.
Menurutnya, selain belajar dari sosok Purwaka, dirinya juga berbekal ilmu saat mengikuti seleksi di Tokyo FC, Jepang, pada tahun lalu. "Di sana saya belajar tentang bagaimana memiliki stamina dan power untuk mengejar bola dan lawan sepanjang pertandingan," bebernya.
Bagas sendiri, kini dipanggil untuk seleksi Timnas U-22. Bersama Hanif Sjahbandi dan Nasir, dirinya akan menjalani seleksi di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci Tangerang, 21-23 Februari 2017. (ley/jon/ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022