Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 00.39 WIB

Arema FC Rasa Young Guns

Arthur Cunha Berlatih bersama pemain Arema lainnya - Image

Arthur Cunha Berlatih bersama pemain Arema lainnya

JawaPos.com – Musim kompetisi tahun ini, Wajah Arema FC benar-benar berbeda. Tim tersebut kian menguatkan kesan sebagai tim dengan pemain muda (young guns). Senin  (23/1), Arema FC memperkenalkan dan mengikat kontrak dua pemain muda, yakni Hanif Sjahbandi dan Bagas Adi Nugroho di kantor Arema FC, Jalan Kertanegara, Kota Malang.



Umur keduanya masih 20 tahun. Tahun lalu, mereka adalah penggawa Timnas Indonesia U-19. Hanif yang berposisi sebagai gelandang sebelumnya bergabung dengan Persiba Balikpapan. Sedangkan tim yang diikuti Bagas sebelumnya, PSS Sleman, dengan posisi stoper. Keduanya oleh Arema FC dikontrak dua tahun.



Bagas menyatakan, kontrak di Arema FC merupakan kontrak terpanjang yang pernah dia tanda tangani. Di PSS Sleman, dia hanya dikontrak satu tahun. ”Saya harus membuktikan dengan performa yang bagus. Apalagi baru kali pertama ini langsung dikontrak dua tahun,” kata Bagas.



Meski masih muda, dia akan bersaing dengan pemain yang lebih senior, sehingga kompetisi bisa berjalan dengan sehat. Bagas sendiri sudah latihan bersama Arema FC sejak satu minggu ini. Dalam latihan itu juga menunjukkan performa yang baik, sehingga memikat pelatih Arema FC Aji Santoso untuk merekrutnya. Bergabungnya Bagas melengkapi dua stoper yang dimiliki Arema FC, yakni Ryuji Utomo dan Oky Derry Andryan.



Pemain lainnya, Hanif Sjahbandi digadang-gadang bisa menggantikan posisi Raphael Maitimo. Dia menyatakan, sangat bersemangat dan ingin mengantarkan Arema berada di puncak klasemen dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL). ”Saya ingin mengantarkan Arema di posisi teratas klasemen,” kata Hanif.



Sementara itu, General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyatakan, pihaknya merekrut pemain muda tidak asal-asalan. Semua berdasarkan saran dan masukan dari pelatih. Selain itu, untuk memenuhi regulasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yakni tim harus memiliki lima pemain U-23. ”Pemain itu juga untuk pertimbangan jangka panjang, manajemen memerhatikan betul saran dan masukan dari pelatih,” kata dia.



Dengan kontrak yang ditandatangani dua pemain ini, Arema FC sudah mempunyai 20 orang. Pemain muda yang sebelumnya bergabung di antaranya Ryuji Utomo, Oky Derry Andryan, Utam Rusdiana, Junda Irawan, Adam Alis, Dedik Setiawan, dan Ahmad Ibnu Adam. Umur mereka rata-rata masih 20–24 tahun.



Sementara itu, pengamat sepak bola Yunan Syaifullah mengatakan, kebijakan PSSI mengenai regulasi pemain muda ada dampak positif dan negatifnya. Dia menyebut manfaat yang akan didapat adalah jangka panjang seperti regenerasi pemain. Sehingga tidak kesulitan bagi pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia memilih pemain terbaik.”Dampak negatifnya ke klub yang berorienrasi ke bisnis dan prestasi,” kata Yunan pria yang juga Dosen Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) ini.



Menurut dia, terkait banyaknya pemain dengan nama besar yang hengkang, memang perlu pembuktian bagi tim pelatih untuk bisa memanfaatkan pemain muda mereka.”Saya kira harus ada pembuktian, apalagi banyak pemain muda yang baru saja direkrut,” kata Yunan.(asa/c2/riq)


Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore