Bernardo Tavares akan memberi porsi latihan secara bertahap dari ringan ke berat kepada para pemain Persebaya Surabaya selama bulan Ramadhan. (Dok. Istimewa)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya harus segera berbenah pasca kekalahan memalukan dari Persijap Jepara, karena pada tengah pekan ini, tepatnya Rabu (25/2) mereka harus kembali menjalani laga berat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyatakan bahwa timnya akan memulihkan diri untuk persiapan menghadapi Tim Juku Eja, karena waktu istirahat dan masa recovery yang cukup singkat.
"Kami akan memulihkan diri untuk laga berikutnya, karena pemain kami tadi (saat lawan Persijap) masih ada yang cedera dan juga ada yang belum fit 100 persen. Sayangnya pemain yang saya plot untuk berlaga (lawan Persijap) gagal memberikan kemenangan," ujar Tavares seperti dikutip dari akun YouTube resmi klub.
Dengan kondisi Persebaya saat itu yang agak compang-camping, Tavares pun secara khusus meminta tiga hal kepada para pemainnya agar mampu meraih poin penuh. Yang pertama adalah sejumlah pemainnya bisa pulih.
"Untuk laga berikutnya lawan PSM saya ingin pemain kami segera pulih semua, dan saya akan menganalisis apa saja yang perlu diperbaiki untuk pertandingan ini," imbuhnya.
Permintaan kedua dari Tavares adalah para pemainnya bisa bersikap lebih baik, dan juga mengendalikan emosi agar tidak melakukan pelanggaran berujung kartu kuning apalagi kartu merah.
"Saya juga meminta agar para pemain yang akan saya mainkan pada laga berikutnya, untuk menunjukkan sikap yang baik dan mampu mengontrol emosi," tegasnya.
Tavares memang wajar jika menginginkan itu, karena pada laga menghadapi Persijap, Rachmat Irianto diganjar kartu merah, sehingga merugikan tim termasuk saat menjamu PSM Makassar besok.
"Dengan masih adanya sejumlah pemain yang absen karena cedera dan terkena akumulasi kartu untuk laga berikutnya, maka kami akan mencoba menerapkan rencana yang bagus. Kami juga akan melihat siapa saja yang akan tersedia dari sesi latihan," ungkap pelatih asal Portugal ini.
Akibat kartu merah yang diterima oleh Rachmat Irianto, Green Force kini menjadi tim Super League pengoleksi kartu merah terbanyak kedua dengan jumlah tujuh kartu. Persebaya hanya satu strip di bawah Persijap Jepara, yang mengoleksi delapan kartu merah.
Terakhir, Tavares ingin skuad asuhannya juga lebih fokus mengantisipasi bola-bola mati atau set piece, karena Persebaya kerap kali kecolongan gol dari situasi tersebut.
"Kami juga akan lebih mengantisipasi serangan-serangan bola mati, mungkin kami akan menempatkan lebih banyak pemain di area pertahanan saat tim lawan mendapat set piece, serta yang tak kalah penting adalah fokus," tandasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
