
Toni Firmansyah (kanan) jadi salah satu pemain muda andalan Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com - Pesan Francisco Rivera dan Milos Raickovic ke Toni Firmansyah menjadi penanda penting arah regenerasi skuad Persebaya Surabaya musim ini. Dua gelandang senior itu bukan hanya partner bermain, tetapi juga mentor yang membentuk kematangan Toni di lini tengah.
Perkembangan Toni Firmansyah sepanjang paruh pertama kompetisi berjalan signifikan dan konsisten. Gelandang muda Green Force itu tampil lebih tenang, disiplin, dan berani mengambil keputusan di tengah tekanan pertandingan.
Kematangan permainan Toni tidak lahir secara instan dan berdiri sendiri. Proses tersebut tumbuh melalui kebersamaan intens dengan Rivera dan Milos, baik saat latihan maupun pertandingan resmi.
Rivera hadir dengan reputasi besar sebagai pemain terbaik Super League musim 2023/2024. Sementara Milos membawa pengalaman internasional bersama tim nasional Montenegro dengan 18 caps dalam tiga tahun terakhir.
Kombinasi dua karakter itu memberi dampak besar bagi stabilitas lini tengah Persebaya Surabaya. Dalam proses yang sama, Toni mendapat ruang belajar yang konkret tentang ritme, posisi, dan tanggung jawab permainan.
Rivera dikenal aktif memberi arahan saat fase menyerang berlangsung. Ia kerap menuntun Toni membaca ruang, menentukan timing naik, dan menjaga alur distribusi bola tetap hidup.
Di sisi lain, Milos berperan penting dalam aspek bertahan dan keseimbangan tim. Pengalamannya membuat Toni lebih peka kapan harus disiplin menjaga zona dan menutup ruang lawan.
“Saya sangat beruntung bisa belajar dari mereka. Banyak hal yang saya pelajari, terutama soal membaca tempo permainan dan menjaga posisi,” ujar Toni.
“Mereka sering mengingatkan kapan harus naik membantu serangan dan kapan harus lebih disiplin bertahan. Itu sangat membantu perkembangan saya,” sambungnya.
Komunikasi di lini tengah menjadi kunci utama dari proses pematangan tersebut. Toni merasakan perbedaan besar ketika arahan datang langsung dari pemain yang memahami detail permainan di level tinggi.
Kesempatan besar kini terbuka lebar bagi Toni untuk mengambil peran lebih sentral. Milos dipastikan absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Bali United akibat akumulasi kartu.
Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu 7 Februari itu menjadi ujian penting. Toni masuk dalam kandidat utama pengisi lini tengah Green Force pada pertandingan krusial tersebut.
“Tentunya apabila saya dipercaya kembali ingin tampil maksimal, apalagi laga berikutnya akan melakoni kandang Bali United,” jelas Toni.
Kepercayaan diri Toni juga tercermin dari menit bermain yang terus meningkat. Sepanjang musim ini, ia mencatat 15 penampilan dengan 14 kali tampil sebagai starter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022