
Kiper baru Arema FC Gianluca Pandeynuwu. (Dok. Arema FC)
JawaPos.com - Ketika mendapat tawaran dari Arema FC, Gianluca Pandeynuwu tidak berpikir dua kali. Dia langsung mengiyakan tawaran untuk bergabung dengan Singo Edan.
Alasannya masuk akal. “Yang pertama, karena keluarga istri saya merupakan orang asli Malang. Lalu, Arema FC juga tim besar. Karena itu, saya mau bergabung,” kata mantan kiper Borneo FC tersebut.
Pada November 2024, Gianluca mempersunting wanita asal Malang, Syahda Angella. Resepsi pernikahan mereka bahkan digelar di Kota Apel tersebut. Bergabung dengan Singo Edan membuatnya kian dekat dengan keluarga sang istri.
Lalu, bagaimana dengan persaingan? Maklum, Arema FC memiliki dua kiper top lainnya, yakni Lucas Frigeri dan Adi Satryo.
“Soal persaingan, saya justru melihat kami harus saling mendukung agar bisa menjadi lebih baik,” kata kiper yang sebelumnya memperkuat Persis Solo itu.
Gianluca ingin memberikan yang terbaik bagi Singo Edan. “Saya fokus saja sampai akhir musim. Yang jelas, secara tim kami ingin memperbaiki posisi di klasemen. Saya ingin membantu tim mencapai target empat besar,” pungkas bapak satu anak itu.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
