
Bruno Paraiba jadi striker jangkung lini depan di Persebaya Surabaya dengan tinggi 1,89 meter. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Religius dan pekerja keras menjadi dua kesan kuat yang langsung ditangkap Bonek dari sosok Bruno Paraiba. Pesan penuh iman yang disampaikan pemain asal Brasil itu membuat optimisme baru tumbuh di kalangan pendukung Persebaya Surabaya untuk menembus papan atas Super League 2025/2026.
Bruno Paraiba menjadi salah satu rekrutan asing yang dibawa Bernardo Tavares pada putaran kedua musim ini.
Kehadirannya menandai keseriusan Persebaya Surabaya membangun kekuatan baru demi memperbaiki performa kompetitif tim.
Selain Bruno Paraiba, manajemen Persebaya Surabaya juga mendatangkan Jefferson Silva dan Gustavo Fernandes di era Bernardo Tavares.
Tiga nama ini diproyeksikan memberi warna baru dalam struktur permainan tim, baik dari segi kualitas maupun karakter.
Bruno Paraiba sendiri didatangkan untuk menggantikan Diego Mauricio yang hengkang dari Persebaya Surabaya.
Kini, Persebaya Surabaya memiliki tiga striker asing yang siap menjadi mesin gol baru bersama Dejan Tumbas dan Mihailo Perovic.
Kesan mendalam langsung diberikan Bruno Paraiba saat menyapa Bonek melalui kanal media pribadinya.
Pemain berusia 31 tahun itu menegaskan nilai religiusitas dan etos kerja sebagai fondasi utama perjalanannya bersama Persebaya Surabaya.
“Dengan Tuhan membimbing setiap langkah perjalanan saya, saya datang untuk menghormati klub ini dengan kerja, disiplin, dan iman, percaya bahwa di mana Dia telah menempatkan saya persis di mana saya harus berjuang, bertumbuh dan memberikan yang terbaik setiap hari,” tulis Bruno Paraiba.
Pesan tersebut langsung mendapat respons positif dari suporter yang merindukan figur pemain berkarakter kuat di dalam dan luar lapangan.
Bruno Paraiba memiliki nama lengkap Bruno Pereira de Albuquerque dan lahir di João Pessoa, Brasil, pada 20 Juli 1994.
Dengan tinggi badan 1,89 meter, ia menjadi salah satu pemain dengan postur paling ideal di skuad Persebaya Surabaya saat ini.
Secara posisi, Bruno Paraiba beroperasi sebagai gelandang tengah dengan fleksibilitas bermain di posisi striker.
Kemampuan ini memberi Bernardo Tavares banyak opsi taktis, terutama saat menghadapi situasi krusial dalam pertandingan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
