Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam. (Dok. Teja Paku Alam)
JawaPos.com - Teja Paku Alam menjadi salah satu kekuatan Persib Bandung di sektor penjaga gawang. Performanya membuat Persib sukses menjadi juara paruh musim Super League 2025/2026.
Permainannya yang menjanjikan sebagai penjaga gawang membuat Persib Bandung menjadi tim yang sulit dibobol. Hingga pekan ke-17, tim asuhan Bojan Hodak hanya kebobolan 11 gol dan menjadi tim yang paling sedikit kebobolan disusul Persija Jakarta dan Persita Tangerang dengan 14 gol.
Di laga melawan Persija Jakarta, Teja Paku Alam mampu bermain baik dan menciptakan clean sheet. Atas performanya tersebut, Persib Bandung memberikan apresiasi.
"Teja Paku Alam kembali menjadi aktor di balik kemenangan Persib. Sejumlah penyelamatan krusialnya mampu menjaga kebobolan di pertandingan kontra Persija."
"Aksi Teja mengantarkan Persib meraih cleansheet ke-12 di musim ini dan menjadikan tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit. The Wall Teja Paku Alam," puji Persib di unggahan Instagram klub, Selasa (13/1).
Kiper berusia 31 tahun tersebut membuat para pemain Persija kesulitan mencetak gol. Melihat catatan statistik permainannya dari laman resmi I League, Teja melakukan empat penyelamatan sepanjang bermain 90 menit.
Di Super League, Teja juga telah mengoleksi banyak penyelamatan. Tercatat, dia sudah melakukan 36 penyelamatan dari 15 pertandingan yang dimainkannya hingga paruh musim.
Persaingan sektor penjaga gawang juga sangat ketat. Teja harus menghadapi persaingan dengan kiper muda asal Inggris, Adam Przybek. Namun, dia mampu menampilkan permainan yang menjanjikan dan membuat Bojan Hodak tidak ingin menggantinya dengan kiper lain.
Dibandingkan musim ini, pemain kelahiran Painan, Sumatera Barat, tersebut sempat kesulitan mendapatkan menit bermain. Musim lalu, Teja hanya bermain tujuh pertandingan di semua kompetisi.
Dengan permainan yang solid sebagai penjaga gawang, mampukah Teja melanjutkan performa terbaik di putaran kedua Super League. Apakah dia mampu membawa Pangeran Biru mempertahankan gelar juara? Patut ditunggu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
