
Gustavo Fernandes jadi pemain jangkung yang siap diandalkan Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya. (Instagram @_guufernandes99)
JawaPos.com–Bernardo Tavares akhirnya menemukan solusi atas masalah klasik Persebaya Surabaya yang kerap kebobolan dari situasi bola mati di musim ini. Isu tersebut menjadi perhatian utama sang pelatih setelah performa bertahan tim belum sepenuhnya stabil dalam kompetisi super league.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares terus memantapkan persiapan menghadapi kompetisi musim baru dengan memperkuat komposisi tim. Manajemen juga bergerak agresif untuk memastikan tim lebih siap bersaing di Super League 2025/2026.
Terbaru, Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Gustavo Fernandes untuk menambah kedalaman lini belakang. Bek tengah asal Brasil itu melengkapi dua kompatriotnya yang lebih dulu bergabung, Bruno Paraíba dan Jefferson Silva.
Kehadiran tiga pemain Brasil tersebut menjadi bagian penting dari rancangan besar Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu ingin membangun skuad yang lebih kompetitif dan seimbang, terutama dalam mengantisipasi kelemahan di situasi bola mati.
Masalah bola mati memang menjadi pekerjaan rumah Persebaya Surabaya musim ini. Beberapa gol yang bersarang ke gawang Green Force lahir dari sepak pojok dan tendangan bebas lawan.
Bernardo Tavares tidak menutup mata terhadap fakta tersebut. Dia memilih merespons dengan pendekatan taktis dan penyesuaian karakter pemain di dalam skuad.
Tavares menilai keseimbangan antara pemain bertubuh tinggi dan pemain yang mengandalkan kecepatan menjadi kunci keberhasilan tim di kompetisi Super League. Komposisi itu dinilai mampu memberi perlindungan ekstra di lini pertahanan sekaligus mendukung transisi menyerang.
“Di Indonesia, banyak gol tercipta dari bola mati. Kami butuh pemain tinggi untuk duel udara dan bertahan, serta pemain cepat untuk membangun serangan,” tambah Bernerdo Tavares.
Pernyataan tersebut menggambarkan dengan jelas fokus utama Tavares dalam menyusun tim musim ini. Menariknya, Persebaya Surabaya kini memiliki enam pemain dengan tinggi badan di atas 1,85 meter. Kondisi ini memberi opsi strategis yang lebih luas bagi pelatih dalam meramu formasi dan skema bertahan.
Gustavo Fernandes menjadi yang paling mencolok dengan tinggi mencapai 1,95 meter. Bek tengah anyar ini diharapkan menjadi benteng utama saat menghadapi tekanan bola mati lawan.
Selain Gustavo, ada Leo Lelis yang memiliki tinggi 1,89 meter dan dikenal kuat dalam duel udara. Kehadirannya menambah soliditas lini belakang Persebaya Surabaya.
Bruno Paraíba juga masuk dalam daftar pemain jangkung dengan tinggi 1,89 meter. Meski berposisi sebagai gelandang tengah, Bruno diharapkan membantu pertahanan saat situasi set piece.
Risto Mitrevski memiliki postur 1,87 meter dan berpengalaman sebagai bek tengah. Kombinasinya dengan Gustavo dan Leo Lelis membuat Persebaya Surabaya memiliki banyak opsi di jantung pertahanan.
Milos Raickovic, gelandang tengah dengan tinggi 1,87 meter, memberi keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Perannya krusial dalam memutus alur serangan lawan sebelum bola mati terjadi.
Dejan Tumbas melengkapi daftar pemain tinggi dengan postur 1,87 meter di lini depan. Selain menjadi target man, dia juga bisa membantu pertahanan saat tim dalam tekanan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
