
Aksi Syahrul Lasinari bersama PSM Makassar. (Dok. PSM Makassar)
JawaPos.com - Syahrul Lasinari menyebut laga PSM Makassar melawan Bali United bagai pertandingan final saat kedua tim melakoni laga pekan ke-17 Super League. Laga tersebut akan dimainkan di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1).
Pemain belakang tersebut menegaskan bahwa para pemain PSM Makassar bertekad meraih tiga poin di kandang sendiri. Syahrul Lasinari menganggap laga melawan Bali United bagai laga final karena Juku Eja kalah dalam tiga laga beruntun.
"Ya, buat pertandingan besok saya dan teman-teman akan berusaha semaksimal mungkin. Dan buat pertandingan besok (hari ini) kami pemain akan menjadikan final untuk pertandingan besok karena hanya dengan kemenangan kami bisa memutus hasil-hasil buruk dari pertandingan-pertandingan sebelumnya dan untuk menutup putaran pertama dengan hasil kemenangan," ucap Syahrul Lasinari saat konferensi pers yang dikutip dari kanal YouTube PSM Makassar, Jumat (9/1).
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, juga tidak ingin timnya kembali kehilangan poin untuk keempat kalinya. Untuk itu, dia menginginkan agar anak asuhannya tidak membuang-buang peluang.
"Kami tidak boleh kehilangan poin lagi. Kami harus memanfaatkan peluang-peluang yang ada di dalam pertandingan," kata Tomas Trucha yang dipetik dari laman resmi I League.
Bali United datang ke Parepare dengan modal lima laga tanpa kekalahan yang menjadi sorotan Tomas Trucha. Dia juga menilai bahwa tim asuhan Johnny Jansen kerap bermain menunggu dan memanfaatkan kesalahan lawannya.
"Mereka (Bali United) mendapatkan hasil bagus di lima pertandingan. Juga mendapatkan dua kemenangan tandang. Ini adalah tim yang memainkan bola. Mereka menunggu lawan melakukan kesalahan. Jadi kami tidak boleh kehilangan fokus," papar pelatih asal Republik Ceko ini.
Selain kemenangan, Tomas Trucha juga menargetkan clean sheet kepada para pemain PSM yang terakhir kali diraih saat laga melawan PSBS Biak. "Ya saya tanyakan ke pemain. Apakah kami bisa cleansheet? Saya harap bisa," pungkas pelatih 54 tahun tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
