Selebrasi pemain Persebaya Gali Freitas setelah cetak gol ke gawang Borneo FC. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Masih berusia 21 tahun, jejak karier bintang Persebaya Surabaya dan Timnas Timor Leste Gali Freitas kini jadi perbincangan hangat publik sepak bola Asia Tenggara. Namanya melejit bukan hanya karena performa, tetapi juga karena catatan usia yang dianggap tak lazim.
Gali Freitas tengah berada di puncak sorotan setelah ulang tahunnya yang ke-21 dirayakan pada akhir 2025. Fakta usia muda ini memicu diskusi luas karena rekam jejak debutnya yang terbilang sangat dini.
Perbincangan itu ramai di media sosial, salah satunya diangkat akun Instagram sepak bola @garudazoneindonesia pada Kamis (1/1/2026).
Akun tersebut menulis, “Ingin tahu sebuah fakta gila? Kemarin, Gali Freitas baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-21 tahun.”
Unggahan itu berlanjut dengan pernyataan yang langsung memantik reaksi. “Itu berarti, Gali Freitas masih bisa bermain di SEA Games tahun depan di Malaysia!”
Sorotan muncul karena Gali tercatat sudah debut di Timnas Timor Leste senior pada 1 September 2018. Jika merujuk tanggal lahir 31 Desember 2004, saat itu usianya baru 13 tahun 8 bulan.
Debut tersebut terjadi di ajang ASEAN Championship Qualification yang levelnya bukan turnamen usia muda. Kondisi ini membuat banyak netizen mempertanyakan validitas usia sang pemain.
Baca Juga: Carlos Parreira Kantongi Kelemahan Persebaya Surabaya! Madura United Ubah Taktik Demi Raih 3 Poin
Kolom komentar pun dipenuhi spekulasi dari berbagai sudut pandang. Salah satu suporter menulis, “Asal tau aja kawan timor leste merdeka 2002, di tahun itu ktp, kk, dan akte kelahiran diperbarui sesuai negara Timor Leste, yah mungkin saja umurnya ikut kereset.”
Komentar lain mengaitkan memori pertandingan lama dengan nama besar pemain Indonesia. “Perasaan SEA Games 2017 udah vs Evan Dimas cs dah,” tulis seorang netizen.
Sebagian warganet mencoba menghitung ulang usia Gali saat debut. “Berarti pas debut umurnya,” tulis komentar singkat yang menyiratkan kebingungan.
Ada pula yang menyinggung catatan kariernya di Liga Indonesia. “Karena kalau gak salah pas gabung psis di Liga 1 pun usianya masih 17,” tulis salah satu suporter.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
