Carlos Parreira siap bawa Madura United permalukan Persebaya Surabaya di Pamekasan. (Madura United)
JawaPos.com — Carlos Parreira kantongi kelemahan Persebaya Surabaya jelang duel panas di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (3/1/2026). Pelatih Madura United itu menyiapkan perubahan taktik demi mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.
Laga bertajuk Derbi Suramadu ini menjadi ujian serius bagi Madura United yang masih berjuang keluar dari papan bawah. Carlos Parreira menyadari laga ini bukan sekadar gengsi, tetapi juga momentum kebangkitan timnya.
Pelatih asal Brasil tersebut memastikan pendekatan permainan Madura United akan berbeda dari laga sebelumnya. Saat menghadapi Semen Padang FC, Madura United tampil agresif dan menang telak 5-1 di stadion yang sama.
Namun, Carlos Parreira menilai Persebaya Surabaya memiliki karakter permainan yang jauh berbeda. Kehadiran pelatih baru Bernardo Tavares membuat gaya bermain Green Force mengalami perubahan signifikan.
Carlos Parreira mengaku telah mempelajari permainan Persebaya Surabaya secara mendalam dalam beberapa pertandingan terakhir. Analisis itu menjadi dasar penyusunan strategi khusus untuk meredam kekuatan lawan.
Persebaya Surabaya dinilai memiliki organisasi permainan yang lebih rapi sejak ditangani Bernardo Tavares. Transisi cepat dan disiplin lini tengah menjadi aspek yang paling mendapat perhatian Madura United.
Baca Juga: Tekad Keras Bruno Moreira! Kapten Persebaya Surabaya Yakin Bisa Raih 3 Poin Lawan Madura United
Hasil analisis tersebut kemudian diterjemahkan jajaran pelatih ke dalam latihan intensif. Selama empat hari terakhir, para pemain Madura United diasah untuk menjalankan skema yang telah disiapkan.
Carlos Parreira menegaskan timnya tidak akan terjebak euforia kemenangan besar sebelumnya. Fokus utama adalah menemukan cara paling efektif untuk mengatasi tekanan dan ritme permainan Persebaya Surabaya.
“Ya, kami punya rencana. Lawan Persebaya, kami akan bermain dengan taktik yang berbeda daripada pertandingan sebelumnya (lawan Semen Padang),” ujar Carlos Parreira, Jumat (2/1/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan keseriusan Madura United dalam menghadapi laga krusial ini. Carlos Parreira ingin timnya tampil lebih fleksibel dan disiplin sepanjang pertandingan.
Menurutnya, Persebaya Surabaya memiliki kekuatan utama yang tidak boleh dibiarkan berkembang. Madura United menyiapkan skema khusus untuk menahan keunggulan tersebut sejak menit awal.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
