Bernardo Tavares saat berkunjung ke markas Barcelona di Spanyol. (Instagram @bernardotavares80)
JawaPos.com — Lomba lari mencari pelatih baru antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo memasuki babak yang makin panas. Dua klub klasik Liga 1 itu sama-sama hanya punya satu kandidat utama yang disebut sudah berada di garis finis.
Situasi ini membuat bursa pelatih musim dingin terasa hidup karena keduanya gerak cepat setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi.
Persaingan mereka terasa seperti siapa duluan mengunci pelatih top yang sudah lama ditunggu suporter.
Persebaya menjadi tim yang paling terang benderang langkahnya setelah muncul kabar kesepakatan dengan pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares.
Kabar itu muncul tak lama setelah manajemen memecat Edu Perez yang dianggap gagal memberi efek instan.
Nama Tavares langsung menjadi pembicaraan hangat di kalangan Bonek karena rekam jejaknya cukup kuat di kancah domestik.
Ia dikenal sebagai arsitek kebangkitan PSM Makassar dan sosok yang membawa Juku Eja juara Liga Indonesia musim 2022/2023.
Rumor kesepakatan Persebaya dengan Tavares semakin menguat setelah akun Instagram @ownerwakanda.id mengungkap sinyal positif tersebut pada Minggu (23/11/2025).
Akun tersebut menyebut proses tinggal menyelesaikan rincian final sebelum diumumkan resmi.
"HERE WE GO: Persebaya Surabaya telah sepakat untuk mendatangkan pelatih kepala asal Portugal yaitu Bernardo Tavares di bursa transfer musim dingin ini."
"Setelah dipecatnya Edu Perez dari kursi kepelatihan, lantaran hasil negatif di pertandingan semalam, Manajemen langsung bergerak cepat dan tinggal menyelesaikan rincian-rincian lainnya,” tulis ownerwakanda.id.
Situasi itu membuat peluang Tavares mendarat di Surabaya terasa sangat besar dan tinggal menunggu waktu. Bagi Bonek, kedatangan pelatih berusia 44 tahun itu dianggap langkah ideal untuk mengembalikan identitas bermain Green Force.
Profil Tavares cukup lengkap untuk ukuran Liga 1 karena ia memegang lisensi UEFA Pro dan biasa menerapkan formasi 3-5-2. Gaya itu dikenal efektif untuk memaksimalkan transisi cepat serta memadatkan lini tengah.
Kariernya tersebar di berbagai negara seperti Bahrain, Tanzania, Maladewa, Makau, Bangladesh, Finlandia, hingga Indonesia.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
