Eduardo Perez ulangi rekor apik Aji Santoso dan Djadjang Nurdjaman di Persebaya Surabaya, Sabtu (23/8/2025). (Media Persebaya)
JawaPos.com - Juru Taktik Persebaya Surabaya, Eduardo Perez tidak gentar dengan kritikan dan desakan mundur sebagai pelatih kepala dari Bonek karena ia masih punya tugas yang belum terealisasi yaitu menjadikan Green Force tim terbaik.
Ia pun mengungkapkan rahasia untuk mampu menghadapi kritikan dan desakan mundur itu dalam beberapa pekan terakhir, imbas dari inkonsistensi Persebaya meraih hasil positif di liga, yaitu kekuatan mental.
"Dalam pekerjaan saya, setiap hari saya memberikan yang terbaik untuk klub ini. Dan jika Anda tidak siap (secara mental) mendengarkan hal-hal seperti ini, lebih baik Anda tidak bekerja di dunia sepak bola. Tapi saya lebih kuat dari sebelumnya," tegasnya seperti dikutip dari Antara.
Meskipun demikian, Coach Edu tetap menghormati kritikan dari Bonek karena hal itu bisa menjadi pelecut semangat baginya untuk lebih fokus memperbaiki performa Persebaya kedepannya.
"Saya percaya pada semua pemain di klub. Kami bekerja sangat keras setiap hari. Saya menghormati semua pendapat, tapi saya harus fokus pada pekerjaan saya," imbuhnya.
Eduardo Perez kembali menghadapi kritik tajam dan desakan mundur setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Persik, plus kehilangan Francisco Rivera akibat kartu merah.
Akibat hasil imbang ini, Green Force masih berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Super League dengan 15 poin dari 10 pertandingan, terpaut empat poin dari posisi empat besar.
Selanjutnya Persebaya akan melakoni Derbi Jatim menjamu rival abadi mereka, Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (22/11) pukul 15.30 WIB.
Big match ini tentu menjadi ajang pembuktian bagi Eduardo Perez dalam menangani Persebaya, sekaligus meraih kemenangan demi memperbaiki peringkat di klasemen sementara.
Kemenangan memang tidak serta merta membuat Bruno Moreira CS menembus empat besar, namun setidaknya bisa memangkas jarak poin dari tim-tim papan atas.
Apalagi, Arema FC juga sedang dalam tren negatif karena pada pekan lalu baru saja dikalahkan Persija Jakarta 1-2 di kandang sendiri yaitu Stadion Kanjuruhan. Padahal Singo Edan sempat unggul 1-0.
Sayangnya, Persebaya dipastikan tak akan diperkuat Francisco Rivera karena hukuman larangan bertanding akibat kartu merah. Hal ini kembali menjadi PR bagi Coach Edu untuk mencari pengganti yang tepat di sektor gelandang kreatif.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
