Arema FC jaga kebugaran jelang hadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di pekan ke-13 Super League 2025/2026. (Arema FC)
JawaPos.com — Arema FC mulai fokus menjaga kebugaran jelang laga panas kontra Persebaya Surabaya. Derbi Jawa Timur ini diyakini bakal berlangsung sengit, penuh gengsi, dan sarat emosi.
Setelah menghadapi Persija Jakarta pada 7 November lalu, tim pelatih Singo Edan bisa sedikit bernapas lega.
Mereka memiliki waktu dua pekan untuk memulihkan kondisi pemain dan menyiapkan taktik matang sebelum duel klasik melawan Green Force.
Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, menilai jeda pertandingan menjadi momen penting bagi timnya.
Ia ingin memanfaatkan waktu berharga ini untuk memperbaiki kondisi fisik Matheus Blade dan rekan-rekannya yang mulai kelelahan setelah jadwal padat.
Sang pelatih mengakui, duel melawan Persija sebelumnya sempat membuat Arema tampil tidak dalam kekuatan terbaik. Dua pemain, Ian Puleio dan Arkhan Fikri, terpaksa absen karena masalah kebugaran yang belum sepenuhnya pulih.
Winger andalan Paulinho Moccelin juga belum bisa tampil penuh di laga tersebut. Ia baru diturunkan di babak kedua lantaran masih terkendala problem kebugaran yang sama.
Marcos mengaku beruntung timnya mendapat waktu cukup panjang untuk memulihkan kondisi sebelum menghadapi Persebaya Surabaya. Ia berharap dalam dua pekan ini seluruh pemain bisa kembali ke level terbaik mereka.
“Beruntung kami punya banyak waktu sebelum melawan Persebaya Surabaya,” ujarnya. Menurutnya, jeda ini bukan hanya untuk pemulihan cedera, tetapi juga untuk menjaga kondisi pemain yang sempat drop akibat flu dan kelelahan.
Beberapa pemain Singo Edan dilaporkan sempat jatuh sakit setelah jadwal padat dalam sebulan terakhir. Dengan perawatan intensif dari tim medis, Marcos yakin mereka bisa segera pulih dan siap tempur di laga derbi.
Program latihan fisik tetap menjadi fokus utama tim pelatih dalam sepekan pertama. Marcos membagi menu latihan ke dalam dua jenis untuk menjaga keseimbangan antara daya tahan dan kekuatan otot pemain.
Latihan endurance digelar di lapangan untuk menjaga stamina selama 90 menit pertandingan.
Sementara itu, latihan kekuatan dan power dilakukan di pusat kebugaran agar para pemain lebih siap menghadapi duel fisik khas derbi Jawa Timur.
Selain aspek fisik, Marcos juga menaruh perhatian besar pada sisi mental pemainnya. Ia menyadari suasana hati skuadnya sedang turun setelah empat laga kandang terakhir tanpa kemenangan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
